
Pabrik mobil Daihatsu di Kyoto, Jepang, mengandalkan sistem robotika modern. (Istimewa).
JawaPos.com - Di tengah kompetisi global industri otomotif yang kian menuntut efisiensi dan keberlanjutan, Daihatsu Motor Co., Ltd. membeberkan kecanggihan pabrik Kyoto Oyamazaki Plant di Jepang.
Pabrik yang berdiri sejak 1973 itu kini menjadi 'mother plant' bagi fasilitas perakitan baru PT Astra Daihatsu Motor di Karawang. Dengan kapasitas produksi sekitar 230.000 unit per tahun, Kyoto Plant menyumbang hampir seperempat dari total produksi Daihatsu di Jepang.
Selama lebih dari lima dekade, pabrik ini telah menghasilkan lebih dari 6,8 juta kendaraan, termasuk model legendaris seperti Daihatsu Midget (Bemo) yang pernah populer di Indonesia.
Dalam pembaruan besar yang dilakukan pada 2022, Daihatsu Kyoto Plant mengadopsi konsep SSC (Simple, Slim, Compact), filosofi desain yang menekankan efisiensi ruang, alur kerja, dan komunikasi antarkaryawan.
Konsep ini diklaim memungkinkan pabrik beroperasi lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan pasar, tanpa mengorbankan kualitas.
Daihatsu juga menerapkan serangkaian inovasi untuk mengurangi emisi karbon, termasuk recycling air conditioning system di area pengecatan (paint shop).
Juga pemanfaatan energi surya, dan optimalisasi bangunan bertingkat guna menghemat energi. Upaya tersebut berhasil menekan emisi CO₂ hingga 42 persen dibandingkan sebelum renovasi.
Meski teknologi semakin canggih, pendekatan Daihatsu tetap menempatkan manusia di pusat sistem produksinya. Di area assembly, misalnya, penggunaan kursi akses membantu pekerja merakit interior kendaraan dengan postur yang lebih ergonomis.
Robot otomatis kini menggantikan proses pengecatan manual, sementara AI (Artificial Intelligence) diterapkan untuk pemantauan kualitas dan pemeliharaan prediktif, memastikan setiap unit kendaraan memenuhi standar global tanpa mengorbankan kenyamanan kerja karyawan.
Sebagai pabrik dengan konsep integrated plant, Kyoto Plant memusatkan fungsi produksi, logistik, dan pengujian di satu area terpadu. Sistem ini mempercepat rantai pasok sekaligus menjaga stabilitas mutu kendaraan.
Menariknya, setiap musim panas pabrik ini juga membuka tur edukatif gratis untuk publik, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami langsung proses produksi mobil berstandar tinggi.
Daihatsu juga menegaskan kalau konsep dan inovasi dari Kyoto Plant kini diadaptasi di Karawang Assembly Plant 2, yang diresmikan awal 2025.
Melalui alih teknologi dan pelatihan berkelanjutan, pabrik di Indonesia diharapkan mampu menerapkan standar efisiensi dan keberlanjutan serupa, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.
Berdasarkan data tahun fiskal 2022, total produksi Daihatsu global mencapai lebih dari 2 juta unit, mencakup fasilitas di Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Dengan terus memperluas jaringan manufaktur ramah lingkungan, Daihatsu menegaskan arah baru industri otomotif menuju produksi hijau dan efisien tanpa batas geografis.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
