
AION UT menjadi salah satu primadona pengunjung yang datang ke booth GAC Indonesia selama GIIAS 2025 belangsung. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Mobil listrik terbaru dari GAC Indonesia, Aion UT diklaim hanya membutuhkan biaya energi sekitar Rp 9.690 per hari. Kalau dihitung sebulan, biayanya sekitar Rp 290 ribu, dan setahun hanya Rp 3,48 juta.
Angka ini jelas terasa jauh lebih ringan dibandingkan belasan juta rupiah yang biasanya dihabiskan pemilik mobil berbahan bakar bensin (ICE) untuk jarak yang sama.
Namun efisiensi Aion UT tak berhenti di situ. Pemilik juga mendapat keuntungan lain berupa perawatan gratis selama tiga tahun atau hingga 40 ribu kilometer. Ditambah lagi, pajak tahunannya hanya sekitar Rp 400 ribu, jauh di bawah rata-rata pajak kendaraan konvensional sekelas hatchback.
Jika ditotal, biaya operasional Aion UT hanya sekitar Rp4,88 juta per tahun. Artinya, ada potensi penghematan hingga sekitar 80 persen. “Penghematan biaya operasional yang signifikan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan value for money yang nyata bagi konsumen,” ungkap Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Lebih dari sekadar alat transportasi, Aion UT dirancang sebagai bagian dari gaya hidup modern. "Desainnya stylish, teknologinya mutakhir, dan yang terpenting memberi ketenangan bagi pemiliknya, baik dari sisi lingkungan maupun kondisi finansial," paparnya.
Di tengah kesibukan kota besar yang menuntut efisiensi, Aion UT diharapkan hadir sebagai solusi mobilitas cerdas: senyap di jalan, minim biaya perawatan, dan tentu saja ramah lingkungan. (*)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
