Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 04.33 WIB

Jarang Ganti Oli Gardan? Siap-siap Motor Kamu akan Alami 4 Hal ini

Oli transmisi dan oli gardan adalah dua komponen pada mobil yang berfungsi sebagai pelumas untuk menunjang performa mobil. - Image

Oli transmisi dan oli gardan adalah dua komponen pada mobil yang berfungsi sebagai pelumas untuk menunjang performa mobil.

JawaPos.com - Bagi sebagian pemilik motor, perhatian sering terfokus pada oli mesin, sementara oli gardan kerap terlupakan. Cairan pelumas yang tersembunyi di bagian belakang motor ini justru punya peran penting dalam menjaga kelancaran putaran gir dan daya hantaran tenaga dari mesin ke roda. 

Sayangnya, banyak yang menganggap penggantiannya bisa ditunda, padahal risiko yang mengintai tidak main-main. Menunda penggantian oli gardan bisa membuat komponen vital bekerja dalam kondisi kering, kotor, dan panas berlebih. 

Dampaknya bukan hanya penurunan kenyamanan saat berkendara, tapi juga bisa memicu kerusakan serius yang menguras isi dompet. 

Mulai dari gesekan berlebih antar komponen, kebocoran pada seal, hingga kegagalan total sistem transmisi, semua bisa terjadi hanya karena kebiasaan abai terhadap jadwal pergantian oli gardan.

Berikut 4 dampak buruk yang mengintai jika kebiasaan ini terus dibiarkan seperti dirangkum dari laman Astra Motor, Rabu (13/8).

1. Gesekan Berlebih Antar Komponen

Oli gardan yang sudah kotor dan terkontaminasi partikel logam tidak lagi mampu melumasi komponen secara optimal. Akibatnya, gesekan meningkat, keausan komponen makin cepat, dan kinerja gir menurun drastis.

2. Performa Motor Menurun

Kualitas pelumasan yang memburuk membuat motor terasa berat saat melaju. Perpindahan gigi pun menjadi kurang mulus dan responsif, sehingga kenyamanan berkendara ikut terganggu.

3. Risiko Kebocoran Seal

Oli gardan juga berfungsi menjaga elastisitas dan pelumasan pada seal-seal transmisi. Oli yang jarang diganti bisa membuat seal mengeras dan retak, memicu kebocoran, serta mengurangi jumlah pelumas di gardan.

4. Overheating pada Gardan

Pelumasan yang buruk menyebabkan gesekan lebih tinggi, memicu peningkatan suhu di gardan. Overheating ini dapat merusak komponen secara permanen, bahkan menyebabkan kegagalan total pada sistem transmisi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore