Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 15.00 WIB

Cara Stater dan Matikan Mobil yang Benar, Jangan Lakukan Hal Berikut

Interior mobil Honda StepWGN e:HEV pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Interior mobil Honda StepWGN e:HEV pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Hal remeh namun penting menjadi perhatin pengguna mobil terkait kebiasaan memulai melakukan stater mobil.

Karena ada perbedaan dengan mobil keluaran lama, mobil keluaran terbaru yang menggunakan injeksi saat ini telah dibekali sistem komputerisasi yang cukup canggih.

Salah satunya seperti malfunction indicator lamp (MIL) yang dijumpai saat mobil akan distrater. Ketika kunci sudah di posisi ‘on’, semua indikator pada speedometer akan menyala dan pada mobil mewah biasanya diikuti oleh jarum speedometer yang naik lalu kembali normal.

Biasanya menghidupkan mobil tanpa menunggu MIL kembali ke posisi normal ternyata bisa memicu terjadinya kerusakan pada beberapa komponen pada mobil.

Selain itu juga sering dijumpai tanpa disadari sering mematikan atau menyalakan mesin mobil tanpa mematikan AC terlebih dahulu. Atau kebiasaan yang juga sering terjadi mematikan mesin mobil saat Rpm atau putaran mesin masih tinggi.

Kebiasaan ini sebetulnya kurang tepat dan lambat laun akan bisa membuat komponen cepat aus. Bahkan bukan tidak mungkin, hal ini akan berdampak komponen lainnya.

Kalau sudah begini, pengeluaran untuk biaya perawatan mobil akan membengkak.

Maka bagaimana sebaiknya perlakuan pemilik mobil saat akan menghidupkan atau mematikan mesin mobil? Ada beberapa tips yang bisa dipraktekkan agar bisa memperpanjang umur komponen mobil, baik AC maupun mesin.

Hal ini memang dianggap sepele, namun masalah mematikan mesin mobil ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perlu diketahui bagi pemilik mobil, bahwa mematikan mobil dengan cara yang benar adalah merupakan bagian dari perawatan mesin mobil.

Beberapa hal kebiasaan yang harus Anda hindari saat akan menyalakan dan mematikan mesin kendaraan :

Hindari Menyalakan Mesin Sebelum Lampu Indikator Normal

Menyalakan mobil sebelum lampu indikator kembali ke normal sebenarnya bisa membuat kinerja motor starter lebih berat saat dihidupkan, karena biasanya suplai bahan bakar belum naik sepenuhnya.

Bukan hanya itu, bila langsung menghidupkan mobil saat lampu indikator speedometer belum kembali normal, maka sistem injeksi dan elektrik starter akan bekerja secara bersamaan.

Hal ini bisa memicu aki cepat soak bila sering dilakukan, karena aki harus bekerja secara ekstra.

Jangan Matikan Mesin Mobil Saat Putaran Masih Tinggi

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore