
Honda luncurkan HR-V hybrid dengan teknologi Sensing yang diproduksi lokal turun harga.
JawaPos.com - Honda membekali HR-V e:HEV yang baru diluncurkan dengan mesin berkapasitas 1.500cc DOHC i-VTEC yang diklaim sudah diproduksi lokal di Indonesia.
Dengan menggunakan mesin ini daya yang dihasilkan sebesar 106 PS dan torsinya 127 Nm. Sedangkan tenaga motor listriknya sebesar 131 PS dan torsinya 253 Nm.
Tak berbeda dengan mesin hybrid Honda lainnya, sistem e:HEV didesain memprorioritaskan motor listrik sebagai penggerak utama. Sedangkan mesin konvensional hanya sebagai suporting untuk menjadi generator saat mengisi ulang baterai dan sekaligus menambah tenaga dan menggerakkan roda.
Bila melihat tampilannya masih mirip dengan versi sebelumnya, namun sebagai membeda yang paling terlihat adalah emblem Honda yang kini punya background biru.
Sedangkan untuk tipe Modulo dan RS, sebagai pembeda ada sektor bodykit. Akan tetapi berbicara fitur, semua tipe Honda HR-V sudah dilengkapi Honda Sensing. Bahkan ada juga fitur Honda Connect yang diklaim mengalami peningkatan.
Fitur Sensing menjadi andalan Honda dalam berniaga sekaligus bersaing dengan rival di kelasnya. Berikut 6 (enam) fakta fitur Honda Sensing yang tertanam dalam Honda HR-V e:HEV:
Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow :
Ini merupakan fitur yang memanjakan pengguna dan tidak membuat lelah pengemudi. Dimana fitur ini membantu menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan.
Juga membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan, tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.
Collision Mitigation Braking System (CMBS) :
Sebuah fitur keamanan yang dirancang untuk memberi tanda saat potensi berbenturan dapat terjadi dan membantu mengurangi kecepatan kendaraan untuk mengurangi dampak benturan yang tidak terhindarkan.
Lane Keeping Assist System (LKAS) :
Membantu lingkar kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran kejut serta visual bila terdeteksi keluar dari jalur.
Road Departure Mitigation System (RDM) :
Fitur ini ditugaskan menjaga dan membantu pengemudi saat sistem mendeteksi kemungkinan kendaraan keluar dari garis jalur dan/atau meninggalkan jalan.
Auto High-Beam Headlights with Adaptive Driving Beam :
Sistem penerangan yang mampu Fitur menyesuaikan sorotan lampu jauh dan dekat secara otomatis agar aman dan tidak menyilaukan.
Lead Car Departure Notification (LCDN) :
Bila mobil dalam kondisi berhenti di jalan (lampu merah) dan kendaraan di depan mulai berjalan (lampu hijau), pada jarak tertentu bila pengemudi belum mulai berjalan, notifikasi ini akan membantu mengingatkan.
Dengan hadirnya Honda HR-V versi hybrid sangat mungkin semakin membuat panas segmen mobil hybrid. Apalagi ketika line up mobil-mobil hybrid Honda saat makin terjangkau harganya karena diproduksi lokal. Misalnya HR-V e:HEV yang hari ini diluncurkan dibanderol mulai Rp 449 juta (OTR Jakarta).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
