Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 04.22 WIB

Mengenal Baterai LFP pada BYD Seal yang Keluarkan Asap di Palmerah Jakarta Barat

Pemadaman mobil BYD Seal yang mengeluarkan asap di Palmerah, Jakarta Barat. (Antara/Gulkarmat Jakarta Barat)

JawaPos.com-Sebuah sedan listrik BYD Seal tampak mengeluarkan asap saat diparkir di garasi rumah, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (13/5) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Dugaan awal kejadian ini disebabkan oleh kebocoran baterai lantaran tak digunakan selama tiga hari.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) pun bersiap mengamankan lokasi. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Membahas BYD Seal, sedan listrik ini menggunakan baterai jenis Lithium Ferro-Phosphate atau LFP. Baterai ini dinamai “Blade Battery” dan diklaim lebih aman dibanding jenis baterai lainnya.

Blade Battery sendiri merupakan komponen yang dikembangkan BYD dengan keamanan maksimum yang menawarkan kekuatan, daya jelajah tinggi serta usia pakai yang panjang. 

LFP ini juga diklaim tak mudah terbakar lantaran memiliki stabilitas termal yang sangat baik dan secara substansi bebas kobalt sehingga membuatnya lebih ramah lingkungan.

Sejatinya, baterai itu dinamakan "blade" lantaran bentuknya yang pipih, lurus dan panjang. Jika dibandingkan baterai model sebelumnya, baterai blade mampu menghemat ruang hingga 50 persen.

Dari riset yang telah dilakukan oleh BYD, Blade Battery terbukti memiliki kemampuan yang lebih mutakhir dibanding baterai lainnya untuk diterapkan pada kendaraan elektrik.

Baterai jenis ini bisa digunakan hingga 600 km dan dapat meningkatkan kepadatan energi hingga 50 persen. Tingkat keamanan dari Blade Battery pun telah teruji dengan peningkatan yang signifikan. 

Bahkan, Blade Battery merupakan satu-satunya baterai yang lolos melalui serangkaian tes, salah satunya yakni Nail Penetration Test untuk menguji kemampuan mengeliminasi potensi terbakarnya baterai saat kecelakaan.

Pada sisi ketahanan, sel baterai ini memiliki rentang hidup 1.200.000 km atau setara dengan 3.000 kali charge, sehingga bisa digunakan untuk jangka panjang.

Tak hanya itu, para ahli di BYD juga terus menyempurnakan volume kubik instalasi baterai dengan menyediakan 50 persen lebih banyak ruang untuk penyimpanan dan fitur lainnya.

Blade Battery pun telah melewati uji kondisi ekstrem, seperti ditekuk, dihancurkan, dipanaskan dalam tungku hingga 300 °C, dan diisi berlebihan hingga 260 persen. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore