Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Februari 2025 | 20.51 WIB

Biar Mobil Kamu Tak Cepat Overheat, Ini yang Harus Diperhatikan para Pengendara!

 
 
 

Ilustrasi: Mesin mobil overheat. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Suhu pada mesin mobil merupakan aspek penting yang harus dijaga selama mengemudi. Sebab, jika tak dijaga tentu akan menyebabkan mesin mengalami overheat.
 
Mesin mobil yang berfungsi dengan baik memang memiliki suhu tinggi, tetapi masih dalam tahap wajar. Jika suhu telah terlalu tinggi tentu akan berdampak pada sejumlah komponen mesin mobil.
 
Menjaga mesin mobil bukanlah perkara sulit. Hanya saja butuh ketelatenan sang pemilik untuk memberikan perhatian khusus pada mobilnya.
 
Biar nggak penasaran, berikut adalah cara menjaga suhu mobil agar tetap stabil!
 
Periksa dan Ganti Cairan Pendingin secara Teratur
 
Pastikan cairan pendingin mesin (coolant) pada tingkat yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil secara rutin. Sesuai namanya, pendingin mobil berfungsi untuk menjaga temperatur mobil agar tak mengalami overheat.
 
Ganti cairan pendingin mesin setiap 30.000 km atau sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan mobil. Jangan sampai cairan pendingin belum diganti bila telah mencapai jarak tersebut.
 
Selain itu, gunakan pendingin mesin yang sesuai dengan jenis mesin mobil kamu agar mesin mobil tak cepat rusak. 
 
Periksa Kondisi Radiator 
 
Harap rutin mengecek radiator demi memastikan radiator mobil kamu bersih dan tidak tersumbat.
 
Radiator yang tersumbat akan menghambat sirkulasi udara yang mengakibatkan mesin mobil kamu cepat panas dan mempercepat kerusakan.
 
Periksa Kondisi Kipas Pendingin
 
Sesuai dengan namanya, kipas pendingin berfungsi untuk menjaga suhu mesin dan air pendingin agar tetap normal.
 
Kipas pendingin juga berfungsi membawa suhu dingin ke dalam mobil yang kemudian membuat beban mesin menjadi lebih ringan.
 
 
Kemudikan Mobil dengan Kecepatan Konstan
 
Mengemudi dengan kecepatan konstan membantu menjaga suhu mesin tetap stabil. Berbeda dengan kecepatan yang berubah-ubah yang akan membuat mesin cepat panas karena menyesuaikan dengan kecepatannya.
 
Kecepatan konstan dengan menggunakan fitur cruise control juga akan membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan efisien.
 
Hindari Mengemudi di Waktu Panas dan Jangan Biarkan Mesin Hidup saat Berhenti
 
Jika memungkinkan, hindari mengemudi di waktu panas untuk mengurangi beban pada mesin. Terlebih jika panas berpadu dengan kemacetan yang akan membuat mesin rentan panas. 
 
Tak hanya itu, jangan biarkan mesin dalam keadaan hidup terlalu lama saat berhenti, karena bisa meningkatkan suhu pada mesin. Harap matikan mesin mobil kamu jika merasa akan berhenti dalam waktu yang cukup lama.
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore