Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 02.26 WIB

Porsche dan Michelin Kembangkan Ban Hujan Berteknologi Baru, Ini Deretan Kehebatannya

Ilustrasi: Ban hujan terbaru dari Michelin di mobil Porsche. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Ban hujan terbaru dari Michelin di mobil Porsche. (Istimewa)

JawaPos.com – Porsche dan Michelin bersama-sama mengembangkan ban baru yang dirancang khusus untuk penggunaan di sirkuit dalam kondisi basah dan suhu rendah. Ban ini dinamai Pilot Sport S 5.

Ban Michelin Pilot Sport S 5 yang baru ini diklaim merupakan pilihan sempurna untuk penggunaan lebih lama untuk kebutuhan performa tinggi.

Bersama Michelin, Porsche kini menghadirkan ban lintasan balap untuk Porsche 911 GT3 RS generasi 992 yang telah dikembangkan secara khusus untuk penggunaan di sirkuit dalam kondisi basah

“Kami menanggapi permintaan dari para pelanggan kami yang berfokus pada performa, yang telah menyatakan keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu di lintasan balap selama musim semi dan musim gugur,” kata Andreas Preuninger, Director GT Vehicles Porsche lewat keterangannya.

Michelin Pilot Sport S 5 memiliki tanda 'N' yang diperuntukkan bagi ban yang dikembangkan khusus untuk model Porsche.

Produsen mobil sport ini sekarang menawarkan empat spesifikasi ban Michelin yang dapat dipilih untuk 911 GT3 RS. 

Pilot Sport S 5 merupakan pasangan dari ban ultra-high-performance (UHP) Pilot Sport Cup 2 R dan membentuk segmen ban yang benar-benar baru.

Ban ini menawarkan tingkat performa yang luar biasa di sirkuit yang memiliki tuntutan lebih tinggi karena kondisi cuaca yang menantang. 

Pilot Sport S 5 juga cocok digunakan sebagai ban harian di negara-negara dengan kondisi cuaca yang basah dan dingin.

Sebagai bagian dari pengembangan Pilot Sport S 5 baru, sejak tahun 2022 para pembalap penguji telah menyelesaikan pengujian yang tak terhitung jumlahnya di Michelin Development Centre di Ladoux, Prancis. 

Brand Ambassador Porsche, Jörg Bergmeister, dengan pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai pembalap, turut berkontribusi dalam menyempurnakan ban ini. 

Tujuan utama pengembangannya adalah mengoptimalkan karakteristik aquaplaning. Pola telapak ban, yang dirancang khusus untuk kondisi basah, memiliki empat alur tengah yang besar dengan kedalaman 7,4 milimeter. 

Berkat kedalaman telapak yang lebih besar, dan peningkatan proporsi telapak negatif yang dihasilkan, ban ini mampu mengeluarkan volume air yang lebih besar. 

“Oleh karena itu, ban ini meningkatkan stabilitas kendaraan dan meningkatkan batas di mana ban mulai kehilangan kontak dengan jalan (aquaplaning speed),” kata Mathieu Greco, pengembang ban di Michelin. 

Secara teknis, proporsi silika yang tinggi pada kompon karet diklaim semakin meningkatkan daya cengkeram pada permukaan basah. Juga memastikan ban mencapai suhu operasi lebih cepat. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore