
KIA Grand Carnival, salah satu MPV diesel yang masih dijual di Indonesia saat ini. (kiaindonesia.id)
JawaPos.com – Memasuki tahun 2025, pilihan mobil diprediksi semakin beragam. Para produsen berbondong-bondong menawarkan berbagai produk unggulannya kepada pasar. Namun, segmen mobil keluarga tetap menjadi primadona.
Mobil berjenis Multi-Purpose Vehicle (MPV) sebagai andalan keluarga adalah salah satu yang terlaris di Indonesia. Di tengah gempuran mobil elektrifikasi, MPV bermesin diesel juga masih diburu masyarakat.
Tercatat nama Toyota Kijang Innova “Reborn” 2.4 G, KIA Grand Carnival, dan Hyundai Staria adalah kontestan MPV diesel yang masih meramaikan pasar otomotif Indonesia. Peminatnya juga tergolong masih tinggi.
Kijang Innova “Reborn” 2.4 G misalnya. Walaupun sudah berganti generasi ke Zenix, mobil itu tetap diproduksi karena permintaan yang terus berdatangan.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada November 2024, Kijang Innova “Reborn” terdistribusi sebanyak 2.581 unit dan menduduki posisi kelima mobil terlaris di bulan itu.
Posisi itu tepat di bawah adiknya, Kijang Innova Zenix, yang menempati posisi keempat dengan raihan 3.327 unit.
Ada empat alasan utama mengapa MPV diesel tetap dicari masyarakat hingga saat ini, dilansir dari laman Halo Bengkel.
Tidak bisa dipungkiri, salah satu keunggulan mesin diesel adalah konsumsi bahan bakarnya yang irit. Kijang Innova “Reborn” 2.4 diesel misalnya, mampu mencatat angka 19 km/liter saat digeber dengan kecepatan konstan 100 km/jam di jalan tol.
Mesin diesel dapat efisien dalam hal konsumsi bahan bakar karena memiliki rasio kompresi tinggi. Sehingga tercipta momen yang pas untuk pembakaran dan menciptakan daya dorong lebih besar dengan volume bahan bakar lebih kecil.
Dengan keunggulan efisiensi bahan bakar, MPV diesel dapat menjamin bepergian jarak jauh bersama keluarga tetap tidak membuat dompet jebol.
Keunggulan lainnya dari mesin diesel adalah torsi yang melimpah pada putaran mesin (RPM) rendah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap akselerasi mobil yang menjadi lebih responsif.
Torsi melimpah pada RPM rendah juga membuat mesin tidak perlu bermain di RPM tinggi yang dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
Dengan akselerasi mesin yang lebih mumpuni, MPV diesel dapat diandalkan ketika bepergian bersama keluarga.
Selain soal efisiensi bahan bakar dan akselerasi, mesin diesel juga memiliki kelebihan di perawatan yang mudah dan cenderung murah.
Satu hal yang pasti, mesin ini tidak memerlukan penggantian busi karena tidak menggunakan komponen tersebut. Selain itu, komponen mesinnya juga lebih sedikit dan sederhana dibanding mesin bensin.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
