JawaPos.com - Pengendara mobil seringkali abai dalam merawat kampas kopling. Padahal perawatan kampas adalah hal yang krusial dan berperan penting untuk memastikan kelancaran berkendara.
Kampas kopling yang tak terawat akan mengakibatkannya cepat aus dan membuat proses perpindahan gigi menjadi tak nyaman. Bahkan, membuat kemungkinan terjadinya kecelakaan menjadi lebih besar.
Meski begitu, terdapat beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat sekaligus meminimalisir terjadinya kerusakan pada kampas mobil.
Berikut adalah sejumlah tips bagi pengendara untuk memperpanjang umur kampas mobil!
Jangan Menerjang Banjir
Demi merawat kampas kopling agar tahan lama, cara pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan tidak menerjang banjir. Sebab, komponen utama kopling bisa rusak atau macet jika kemasukan air.
Namun, jika memang air sudah terlanjur masuk ke kopling, maka bisa diatasi dengan membasahi komponen dan baut yang akan menimbulkan tarik menarik antara piringan kopling dan baut.
Hal ini tentu membuat kopling menjadi lengket dan transmisi akan sulit berpindah.
Jangan Gantungkan Kaki di Bagian Pedal Kopling saat Mobil Berjalan
Kebiasaan pengendara mobil yang seringkali diterapkan adalah menggantungkan kaki di bagian pedal kopling saat mobil sedang berjalan.
Padahal, hal tersebut akan memberikan berbagai gaya gesek yang berefek kampas menjadi cepat aus.
Oleh karenanya, sebaiknya kamu menghindari kebiasaan tersebut. Harap lepaskan kaki dari pedal saat mobil sudah kembali berjalan dengan stabil.
Saat Melepas Kopling, Jangan Dihentakkan
Jika telah selesai memindahkan transmisi mesin, jangan sampai kamu melepaskannya dengan mendadak atau dihentakkan. Lepaslah secara pelan-pelan dan halus.
Sebab, jika kamu melepas dengan menghentak, maka akan timbul gesekan yang keras pada bagian kampasnya, yang mempercepat keausan pada kampas.
Jangan Pakai Setengah Kopling
Kebiasaan buruk lainnya yang seringkali ditemui adalah mengemudikan mobil sambil menginjak setengah dari pedal kopling. Biasanya, pengendara melakukannya saat jalan menanjak agar mesin tak mati.
Namun, hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, kampas kopling bisa terkikis dan cepat aus.
Netralkan Transmisi Saat di Tanjakan atau Lampu Merah
Pengendara tak disarankan membiarkan kopling berada pada gigi 1 saat berhenti. Sebab, hal ini akan mempengaruhi performa kopling.
Tak hanya itu, kebiasaan ini juga bisa melemahkan lapisan kopling bahkan melukai kaki pengendara. Maka alangkah baiknya untuk meletakkan transmisi pada posisi netral untuk mengistirahatkan kaki terlebih dahulu.