Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Desember 2024 | 13.53 WIB

Jadi Salah Satu Komponen Penting Kendaraan Bermotor, Ini Tips Merawat Busi agar Peran Mesin tetap Stabil

Perawatan busi sangat penting untuk kenyamanan saat berkendara. - Image

Perawatan busi sangat penting untuk kenyamanan saat berkendara.

JawaPos.com – Busi merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan bermotor. Oleh karenanya, perawatan busi merupakan rutinitas krusial yang harus dilakukan.

Busi motor berperan menjaga peran mesin agar tetap stabil. Dalam kerjanya, busi menyalakan motor dengan membakar udara serta bahan bakar di ruang mesin melalui tegangan listrik yang diubah ke dalam bentuk percikan api. 

Jika busi bermasalah, motor kamu bisa saja tak bisa dinyalakan dan mengalami gagal fungsi. Untuk menghindari hal ini, berikut tips merawat busi motor untuk kamu.

Periksa ujung elektroda

Dengan memeriksa warna ujung elektroda atau kepala busi, kamu bisa mengidentifikasi bagaimana proses pembakaran pada motormu.

Bilamana ujung elektroda berwarna kehitaman atau putih, berarti komponen besi sudah mengalami aus. Namun, jika ujung elektroda berwarna merah bata atau abu-abu, menandakan busi motor dalam keadaan normal. 

Jangan gunakan amplas atau sikat kawat saat bersihkan ujung elektroda

Jangan sekali-sekali menggunakan sikat kawat atau amplas untuk membersihkan kepala busi. Sebab, amplas dan kepala busi bersifat abrasif. Jika keduanya digesekkan, akan membuat kepala busi menjadi terkikis.

Membersihkan kepala busi bisa dilakukan dengan sikat gigi atau disemprot dengan angin. Kemudian, kepala busi dilap kering demi menghindari karat.

Bersihkan kerak karbon di ujung elektroda

Proses pembakaran pada busi tentu akan menghasilkan kerak atau endapan karbon pada ujung elektroda.

Untuk membersihkan kerak ini, kamu hanya perlu menyemprotkan cairan non-metal seperti brake cleaner untuk menghilangkannya.

Periksa kerapatan ujung elektroda

Kamu harus memeriksa jarak kerapatan pada busi. Hal ini bisa dilakukan bersamaan saat mengganti oli, yang biasanya berada pada kisaran enam ribu kilometer.

Seiring pemakaian, kerapatan busi akan menjadi bertambah. Bilamana terlalu rapat, akan menyebabkan mesin cepat panas karena konsumsi listrik yang berlebihan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore