JawaPos.com - Tidak seperti sekarang, mesin mobil diesel yang lagi naik daun tergoreng harganya seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, dulu mobil diesel tak banyak dilirik. Bahkan dulu, mobil diesel ini cuma jadi opsi kedua saja.
Alasan kenapa mobil diesel dulu nggak banyak disuka adalah karena perawatannya yang dianggap susah. Serta, karena belum dibekali turbo, mobil diesel era 90-an dikenal performa mesinnya yang boyo, lemas, nggak bertenaga walau torsinya memang melimpah di putaran bawah.
Salah satu mobil diesel yang bisa dibilang sudah tua namun masih bisa dilihat peredarannya hingga kini adalah Toyota Kijang Kapsul Diesel dan pastinya, Isuzu Panther.
Harga mobil tersebut untuk tahun yang sama, misalnya era 2000-an awal juga bisa dikatakan sudah murah. Cocok buat Anda yang lagi hunting mobil bekas, nggak perlu mewah dan mahal namun fungsional.
Lalu, bicara irit-iritan, mana yang lebih irit, Kijang Kapsul Diesel atau Isuzu Panther?
Di berbagai forum diskusi seperti YouTube dan milis grup lainnya, antara Kijang Kapsul Diesel dan Isuzu Panther, mana yang lebih irit, jawabannya beragam. Ada yang menilai Kijang Kapsul Diesel lebih irit, ada yang sebaliknya, Isuzu Panther lebih irit.
Kijang Kapsul Diesel dikatakan lebih irit dengan konsumsi BBM solar mampu mencapai 10–12 km/liter. Sementara Isuzu Panther, dengan mesin dieselnya, rata-rata menyebut konsumsi BBM-nya hanya bisa di 8-10 km/liter dengan kondisi jalan campuran.
Sebagai informasi nih, Toyota Kijang Kapsul Diesel merupakan generasi keempat Toyota Kijang yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997. Pada awalnya, Kijang Diesel dijual dalam 4 varian, yaitu LX, LX UP, LSX, dan LSX UP. Pada tahun 1999-2004, tipe LGX sebagai trim yang lebih tinggi dan fitur yang lebih lengkap hadir.
Kode mesin Toyota Kijang Kapsul Diesel adalah 2L. Mesin ini berkonfigurasi 4-silinder segaris dengan kapasitas 2.446 cc. Mesin ini digunakan pada Toyota Kijang Kapsul Diesel sejak model pertama hingga tahun 2004.
Sementara Isuzu Panther, pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991. Mobil ini dikenal sebagai "raja diesel" karena mesinnya yang tangguh. Kode mesin Isuzu Panther generasi pertama adalah C223, yang digunakan pada tahun 1991.
Sementara mesin Panther mengalami pembaruan saat masuk tahun 2000-an awal dengan kode mesin 4JA1. Kapasitas mesin tersebut adalah 2500 cc OHV Direct injection. (*)