Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juni 2024 | 00.22 WIB

5 Penyebab Air Radiator Mobil Kotor dan Cepat Berkurang, Sadari Sebelum Terlambat

Ilustrasi: Radiator memiliki peran penting pada pendinginan mobil. (DFSK).

JawaPos.com - Beberapa masalah pada sistem pendingin atau radiator mobil sering kita jumpai salah satunya adalah air radiator mobil yang berwarna kecoklatan. Mungkin Anda pernah mengeluhkan kenapa saat menguras air pada tabung reservoir selalu berwarna kecoklatan seperti ada kandungan karat dari besi. 
 
Apakah hal tersebut merupakan indikasi kerusakan pada salah satu komponen sistem pendingin? Bisa jadi iya, bisa jadi tidak.
 
Dilansir dari laman DFSK, penyebab air radiator berwarna kecoklatan, kemungkinan bisa disebabkan dari beberapa komponen sistem pendingin yang sudah berkarat. Air yang berada di radiator tersebut bersirkulasi dalam engine melalui mantel air atau water jacket. 
 
 
Nah apabila radiator, blok mesin atau komponen lainya berkarat maka bisa menyebabkan air berwarna kecoklatan. Lalu bagaimana solusi mengatasinya jika hal tersebut sudah terjadi.
 
Solusi mengatasi air radiator yang berwarna kecoklatan bisa dengan menguras radiator mobil secara teratur. Bersihkan komponen sistem pendingin dengan menggunakan radiator flush yang banyak beredar dipasaran. Namun selain itu, radiator tidak bisa ditambahkan dengan air sembarangan Teman karena jika salah mengisi bukan menjadi solusi malah akan mengakibatkan kerusakan yang parah.
 
Selain itu, ada beberapa penyebab yang mungkin membuat air radiator mobil kotor. 
Salah satu hal yang menjadi penyebab dari berkurangnya air radiator mobil adalah karena tekanan tutup pada radiator yang sudah melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air lebih cepat habis dibandingkan biasanya.
 
 
Karena tutup air radiator mobil yang sudah mulai melemah, tentu saja akan membuat air mengalir lebih cepat menuju tabung cadangan, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk mengatasinya tentu kamu harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.
 
Kemudian, bisa juga karena kebocoran pada komponen water pump. Water pump merupakan komponen yang berfungsi untuk memompa serta sebagai sirkulasi air yang ada di dalam mesin. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator yang cukup drastis. 
 
Bahkan kebocoran yang disebabkannya akan sangat besar, karena air yang mengalir akan cukup deras. Untuk mengatasinya, tentu saja Anda harus melakukan perawatan yang tepat seperti menguras air radiator mobil dua bulan sekali untuk menghindari pengendapan karat. Selain itu, gunakan air yang berkualitas agar kinerja water pump menjadi maksimal.
 
 
Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator bisa juga menjadi penyebab air radiator kotor. Memang biasanya tidak akan mudah terlihat dikarenakan beberapa hal, seperti sudah kering ataupun menguap sebelum air menetes. Namun hal ini menjadi salah satu penyebab air radiator berkurang. 
 
Untuk itu cek lah secara rutin pada bagian bagian tersebut, sehingga bila terjadi kebocoran pada tabung radiator mobil bisa segera diatasi. Atau, penyebab lainnya dari penurunan air radiator yang cukup drastis biasanya dikarenakan kurang rapatnya selang yang terpasang pada komponen radiator mobil. 
 
Celah tersebut membuat air mudah keluar dari celah antara selang dan besi radiator. Tentu untuk mengatasinya, Anda harus merapatkan selang pada radiator agar tak terjadi celah yang membuat kebocoran pada radiator.
 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore