Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Maret 2024 | 19.53 WIB

Hindari Kecelakaan Berkendara di Musim Hujan dengan Pengecekan Kendaraan Secara berkala , Simak 5 Tips Berikut!

Ilustrasi mengendarai seped motor ketik turun hujan.

JawaPos.com –  Cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia, membuat curah hujan turun menjadi tidak menentu.

Oleh karenanya, pengendara perlu mempersiapkan diri saat menghadapi hujan seperti menyediakan jas hujan dan melakukan cek keamanan kendaraan bermotor.

Pengecekan kendaraan bermotor menjadi hal yang wajib untuk dipersiapkan, karena air hujan memiliki kandungan zat asam yang dapat merusak beberapa bagian motor, mulai dari besi hingga cat pada bodi motor.

Pengecekan kendaraan bermotor secara berkala perlu dilakukan untuk menghindari berbagai masalah pada kendaraan selama musim hujan dan meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan dari kendaraan yang bermasalah.

Dikutip dari lama Astra Honda, Minggu (17/3), berikut bagian dari kendaraan bermotor yang perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala.

  1. Ban Motor

Ban harus memiliki tekanan angin yang sesuai, seperti tekanan angin 28 - 30 psi pada roda depan dan 31 - 33 psi untuk roda belakang untuk motor matic.

Penyetelan tersebut berlaku pula pada motor bebek atau moped. Sedangkan terhadap motor sport disarankan memakai tekanan angin 39 - 41 psi roda depan dan roda belakang 39 - 41 psi.

Ban yang kurang angin berpotensi munculnya benjolan pada dinding samping ban. Benjolan ini membuat ban menjadi kurang kuat saat menahan benturan yang keras sehingga berpotensi ban meledak atau pecah.

Pastikan juga ban motor bagian depan dan bagian belakang dalam keadaan tidak gundul. Tread Wear Indicator (TWI) menjadi batas keausan ban yang biasa tertera pada dinding ban. Jika titik TWI sudah tersentuh, itu artinya ban sudah harus diganti.

  1. Rem Cakram Dan Tromol Motor

Fungsi utama rem adalah memperlambat dan menghentikan putaran roda. Upayakan juga bagian ini selalu bersih dari kotoran. Adanya kotoran di bagian itu dapat merusak piringan cakram serta membuat rem tidak bekerja secara maksimal. 

Untuk tipe rem cakram, Anda bisa melihat ketebalan kanvas rem motor. Sementara untuk motor dengan pelengkap tromol, bisa melihat kondisi pada tuas panel belakang apakah masih layak atau tidak.

  1. Busi Dan Cop Busi Motor

Air menjadi lawan utama untuk busi, pasalnya busi memiliki peran untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan dari koil menjadi percikan api. Oleh sebab itu pada bagian sekitar busi harus selalu dalam keadaan kering.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore