Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Juli 2022 | 19.53 WIB

Kesan Pertama Aprilia SR GT 200: Boleh Juga Buat Nantang ADV 160

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Segmen skuter matik (skutik) berbadan besar makin ramai setelah Aprilia melalui Piaggio Indonesia merilis SR GT 200. Dominasi Yamaha dan Honda lewat Nmax, PCX dan ADV 160 kini ketambahan Aprilia SR GT 200 yang akan menambah semarak pasar ini.

Bermodalkan desain sporty serta menawarkan performa yang pas untuk para petualang, Aprilia SR GT 200 percaya diri dan siap bertarung dengan rival sekelasnya yakni Honda ADV 160 yang baru saja debut awal Juli lalu.

Managing Director & Country CEO PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega mengatakan bahwa setiap brand di Piaggio Group selalu memiliki ciri khas, karakteristik, kepribadian dan alasan yang menjadikannya mampu diandalkan. Termasuk Aprilia lewat kehadiran SR GT 200 ini.

"Setiap brand menyuarakan kekhasan Italia dalam hal gaya, ekspresi, mewarisi sejarah yang kaya akan pencapaian dan tonggak sejarah, dan tentunya memiliki tren teknologi modern terkini," ujar Marco, di Jakarta, Sabtu (16/7).

Melihat langsung kehadiran skutik ini di Tanah Air, seperti apa first impression atau kesan pertama kami akan motor ini, well, kita mulai dari segi desain.

Dari samping Aprilia SR GT 200 sekilas mirip-mirip dengan Honda ADV 160, kemiripan disini adalah looknya, kental gaya petualang buat mereka yang senang jalan jauh menggunakan sepeda motor matik. Terlihat ramping dengan overhang dikurangi namun nggak bikin motor ini kehilangan karakternya.

Kesan sporty sangat terasa yang mana garis-garis dinamis di sisi samping motor sampai area depan begitu mirip moge atau sport bike Aprilia lainnya. Jok Aprilia SR-GT agak mundur untuk menambahkan kesan berkendara yang luas.

Saat duduk di skutik ini, JawaPos.com merasakan sensai luas di area kaki. Bisa selonjoran, tinggi tapi nggak ketinggian. Pas. Buat para bikers yang tinggi badannya mungkin tidak lebih dari 170 cm.

Di depan, tampangnya garang dan terdapat klaster tiga lampu full LED. Ini merupakan ciri khas pada motor-motor Aprilia. Kemudian ada juga fairing ganda yang muncul di sisi pelindung. Aprilia juga menyematkan windshield dan stang lebar terbuka untuk agar pengendara memiliki kontrol penuh motor terutama ketika tengah bermanuver.

Aprilia memasangkan rangka dudukan ganda dalam tabung baja berkekuatan tinggi yang dipasangkan dengan suspensi jarak jauh baru. Berkat pengembangan sasis, bobot Aprilia SR-GT 200 hanya 148 kg saat tangki penuh. Aprilia SR-GT 200 menggunakan pelek alloy ringan berukuran 14 inci di depan dan 13 inchi di belakang. Sementara ukuran bannya adalah 110/80 dan 130/70.

Duduk dan riding position di skutik adventure ini nyaman. Terasa kalau motor ini jinak. Mesinnya galak namun masih bisa dikendalikan berkat posisi berkendara yang pas, jangkauan setang nggak lebay saat kemudi diputar ke kiri dan ke kanan.

Area panel instrumen dalam hal ini indikator kecepatan dan beberapa fungsi lainnya bisa terlihat dan dioperasikan dengan mudah. Gampang dilihat, gampang dijangkau.

Area bagasi luas, muat satu helm half face dengan masih ada sisa untuk menyimpan kebutuhan lainnya misalnya tas, sepatu, jas hujan atau baju ganti saat berkendara jauh. Ergonomis, ekonomis.

Tangki bahan bakar berada di depan, di tengah-tengah antara lutut pengendara. Mudah dijangkau. Sementara di bagian kiri atas ada laci penyimpanan kecil yang juga terdapat power outlet untuk ngecas hp atau konektor daya ke perangkat GPS buat yang senang bertualang.

Aprilia SR GT 200 juga tampil menonjol dengan ground clearance minimal 175 mm, pencapaian nilai yang belum pernah ada sebelumnya untuk segmen skuter premium. Area belakang gagah dan di dekat CVT, sebagai tanda ini adalah bagian dari Piaggio Indonesia, ada tulisan i-Get yang biasa hadir di motor Vespa.

Dari sisi fitur, Aprilia SR GT 200 dilengkapi dengan sistem Start/stop bernama RISS (Regualtor Inverter Start & Stop System). Mesin motor itu juga akan otomatis mati dalam satu sampai 5 detik setelah skuter berhenti. Kemudian ketika motor digas lagi, maka langsung menyala otomatis. Adanya sistem ini memungkinkan motor tidak lagi butuh poros engkol seperti skutik model lawas.

Dari dapur pacunya, Aprilia SR-GT 200 menggendong mesin i-get satu silinder berkapasitas 174 cc. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga 13 kW pada 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7.000 rpm. Mesinnya dikawinkan dengan transmisi Contiounuously Variable Transmission (CVT).

Bagaimana penilaian kami atas skutik ini, kesan pertama, lumayan. Pengujian atau review lebih lanjut mungkin akan kami lakukan dalam waktu dekat. Tunggu tanggal mainnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore