Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Mei 2022 | 16.41 WIB

Cerita Pemudik Gunakan Mobil Corolla Tua: Nggak Ada Takutnya!

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mudik adalah kegiatan seseorang pulang ke kampung halaman. Muncul sekali setahun, biasanya pada momen Lebaran Idul Fitri, mudik merupakan suatu fenomena sosial yang rutin dilakukan oleh anak perantauan.

Dalam bahasa Jawa, mudik merupakan singkatan dari mulih diluk yang artinya pulang ke kampung halaman sebentar. Dalam bahasa Betawi mudik adalah menuju Udik artinya menuju kampung atau pulang ke kampung.

Seperti alarm, atau juga sebuah isyarat, mudik menjadi hal yang wajib dilakukan anak rantau untuk kembali ke kampung halamannya saat merayakan Lebaran. Betapa tidak, sekali setahun, mudik Lebaran menjadi momen yang pas untuk temu rindu dengan sanak keluarga di kampung, di udik untuk saling bersilaturahmi, bermaaf-maafan di hari yang suci bagi umat Muslim ini.

Mengingat penting dan sakralnya perjalanan mudik, segala cara dilakukan untuk bisa sampai ke kampung halaman. Jumpa ibu, jumpa ayah, kakak, adik dan famili lainnya di kampung menjadi tujuan utama perjalanan mudik. Oleh karenanya, seberat apapun tantangannya pasti dilakoni.

Dua kali Lebaran tidak bisa melakukan mudik karena pandemi Covid-19. Sebab itu, di Lebaran Idul Fitri 1443 H tahun ini, setelah diperbolehkan oleh pemerintah, banyak yang kemudian "balas dendam" untuk segera melakukan mudik.

Rindu tak tertahankan. Pandemi membuat jarak yang sudah jauh, makin terasa jauh. Apapun dilakukan, pokoknya mudik!

Demikian yang dilakoni Rudy Anto alias Phiu. Demi bisa mudik setelah dua Lebaran nggak mulih kampung halaman, dirinya tak gentar kembali dari perantauan untuk bertemu orang tuanya menggunakan mobil Corolla tua.

Rutenya nggak main-main. Dari Kalimantan, menyeberang ke Semarang, lalu ke Surabaya, kemudian lanjut ke Cilegon, Banten untuk menjemput istrinya. Semuanya ditempuh pakai dua Corolla tua secara estafet.

Dari Kalimantan ke Surabaya pakai Corolla KE70 atau Corolla DX. Lansiran 1980. Kemudian lanjut dari Surabaya ke Cilegon pakai Corolla yang lebih tua lagi, Corolla KE30 alias Corolla Veteran (Corvet) lansiran tahun 70-an akhir, jelas sudah tua untuk ukuran mobil yang nekat dipakai jarak jauh.

Nggak ada takutnya. Semua ditempuh demi satu tujuan. Mudik! "Wani ngeyel, pokoknya mudik. Gas ke kampung halaman, ketemu simbok," ujarnya kepada JawaPos.com.

Perjalanan dari Kalimantan menuju Semarang jelas ditempuh pakai kapal. Menyeberang dua hari dua malam. "Kalimantan ke Semarang lalu ke Surabaya cuma habis bensin Rp 300 ribu. Yang mahal biaya kapalnya, Rp 3,5 juta sama orang," tuturnya.

Photo

Dua Corolla tua digunakan untuk mudik estafet dari Kalimantan, Semarang, Surabaya, Cilegon. (Istimewa)

Dari Semarang ke Surabaya, Phiu istirahat dua malam di rumah ibunya. Sekalian tukar mobil untuk menjemput istrinya di rumah mertuanya di Cilegon, Banten. Ngerinya lagi, dari Kalimantan, Semarang, Surabaya sampai Cilegon, semua ditempuh seorang diri.

"Istri sudah duluan pulang. Naik pesawat. Saya nyusul pakai mobil. Nanti kalau sudah puas Lebaran di Cilegon, baru pulang sama saya. Kembali lagi, ke Surabaya, baru pulang ke Kalimantan," terang Phiu.

Ongkos Surabaya - Cilegon pakai Corolla KE30 juga nggak mahal. Katanya hanya habis Rp 500 ribu sudah termasuk tarif tol. Lancar, 14 jam perjalanan ditempuh dengan sesekali berhenti makan, solat dan istirahat.

"Perjalanan lancar, mas. Istirahat paling 30 menit, makan, salat, ngecek mesin, lanjut lagi. Perjalanan santai lah pokoknya, dinikmati, alon-alon asal kelakon," sambung Phiu ramah.

Menempuh rute demikian jauh pakai mobil uzur seorang diri, sekali lagi Phiu menyebut bahwa dirinya sama sekali tidak takut. Misinya hanya satu, mudik, sampai ke kampung halaman.

"Yang penting kita sudah siap. Sebelum jalan mobil dicek. Terutama bagian kaki-kaki. Mesin juga harus sehat. Dan jangan lupa persediaan alat, kunci-kunci, air buat cadangan radiator, oli dan ban serep. Insya Allah selamat sampai tujuan," tandasnya sembari tertawa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore