
Ilustrasi: Perjalanan jauh menggunakan sepeda motor, diperlukan persiapan yang matang.
JawaPos.com - Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor kerap dilakukan oleh para penghobi touring ke lokasi yang diinginkan untuk berlibur atau mengunjungi sanak saudara dan teman. Tak jarang, touring jarak jauh itu dilakukan sendiri atau solo touring.
Namun untuk melakukan solo touring atau touring tunggal, para pengendara pun perlu memperhatikan sejumlah poin agar menikmati perjalanan sendiri memakai motor. Mulai dari menjaga kondisi fisik pengendara dan motor serta hal lainnya terkait keselamatan berkendara.
Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers membagi beberapa tips bagi pengendara yang melakukan solo touring memakai motor, apa saja yang perlu diperhatikan?
Sebagai bagian dari persiapan touring jarak jauh, pengendara memerlukan kondisi fisik yang prima dengan tidur cukup sebelum berkendara. Lalu saat di perjalanan, istirahat setiap dua jam sebelum melakukan perjalanan kembali.
Kemudian, lakukan pemeriksaan kondisi motor dengan melakukan pengecekan oli, kelistrikan, lampu dan ban. Jika dirasa tidak siap untuk melakukan perjalanan jarak jauh, jangan dilanjutkan atau segera perbaiki dulu agar tidak merepotkan di perjalanan.
Penting juga untuk melengkapi kelengkapan berkendara. Gunakan riding gear yang lengkap meliputi helm, jaket, sarung tangan, sepatu. Hindari menggunakan celana pendek dan sendal.
Karena melakukan perjalanan jarak jauh, pastikan juga kelengkapan surat-surat berkendara. Bawa surat-surat berkendara yang penting seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku untuk mendukung kenyamanan pengendara dalam perjalanan. Juga bawa uang secukupnya untuk kebutuhan perjalanan touring.
Pengendara juga harus memahami rute dan kondisi perjalanan sehingga mendukung perjalanan lancar sekaligus menjaga keselamatan berkendara. Carilah informasi mengenai rute dari teman atau media. Hindari rute yang tidak aman misalnya sepi atau berkendara di malam hari yang berpotensi tidak aman buat pengendara.
Terakhir, pengendara disarankan memilih waktu memulai perjalanan di pagi hari karena kondisi badan masih segar dan bugar, kondisi jalan belum ramai. Hindari berkendara di malam hari karena tidak aman buat pengendara misalnya kondisi badan sudah letih dan ngantuk, rentan tidak awas terhadap kondisi jalan yang kurang

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
