Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2019, 01.38 WIB

W175 TR Model Scrambler Diluncurkan, Ini Bedanya dengan W175 Biasa

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menghadirkan sepeda motor anyar W175TR ke pasar Indonesia untuk melengkapi koleksi motor bergaya klasik W175 dan W175 Cafe. Menariknya, acara peluncuran ini merupakan world premier alias yang pertama di dunia, dilakukan di kantor marketing and Sales KMI, di Jakarta.

Kawasaki W175TR dan W175TR SE adalah motor yang bergaya street scrambler. Berbeda dari pendahulunya, W175 biasa dan W175 Cafe, model scrambler W175TR dan W175TR SE hadir dengan kesan off-road 1980-an yang kental.

Head Sales and Promotion KMI, Michael C. Tanadhi mengatakan, W175TR dan W175TR SE semakin diminati. Oleh karenanya, mereka mengaku perlu menghadirkan pembaruan pada model motor bergaya klasik itu.

“Karena peminat W175 semakin banyak, maka kami menghadirkan W175TR yang bernuansa scrambler untuk memberikan penyegaran kepada varian W175. Kami optimis motor ini dapat diterima dengan baik oleh publik.” ucapnya di Jakarta, Kamis (28/11).

Karena menggunakan basis yang sama dengan W175 biasa, model scrambler W175TR merupakan variasi ketiga yang bergabung dalam keluarga retro W175. Lantas, seperti apa perbedaan antara W175TR, W175TR SE, dengan W175 biasa.

Kawasaki W175TR bertipe street scrambler hadir dengan gaya khas, tangki ramping, knalpot upswept, suspensi memanjang, dan ban dengan pola tapak multipurpose-style memberi sensasi off-road.

Karakter handling utamanya dikatakan tidak berubah. Pembaruan knalpot yang memfokuskan kinerja mesin pada kisaran menengah ke bawah, dan posisi stang berposisi lebih tinggi hadir memudahkan manuver, sehingga lebih mudah untuk berkendara di kota.

Jok baru menawarkan kenyamanan untuk penumpang. Sejumlah perubahan terdapat pada W175TR, yang membedakan dari model standrart.

Performa Fokus pada Low-Mid Range
Meski komponen mesin sama dengan model W175 (tipe lama), namun knalpot baru pada W175TR dikatakan menghasilkan performa yang berfokus pada low-mid range speed, yang sangat cocok untuk city riding. Fitur karburator sekrup udara baru yang bisa disesuaikan dengan mudah hadir pada motor ini.

Sementara itu, komposisi tenaga diberikan sentuhan untuk power dari bawah ke tengah yang lebih responsif.

Knalpot Upswept Megaphone
Jika W175 menggunakan knalpot peashooter-style dengan bentuk cenderung datar, lain halnya dengan W175TR. Kini, motor yang hadir dengan gaya petualang itu menggunakan knalpot tipe megaphone yang cocok dengan style scrambler.

Photo

Kawasaki W175TR dan W175TR SE terbaru, model scrambler yang merupakan pembaruan dari W175 biasa (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Tuning suara knalpot memberikan nada knalpot yang lebih kuat saat berakselerasi. Knalpot yang disentuh ulang ini juga dikatakan berpengaruh besar pada aspek daya.

Setang Lebih Tinggi, Tangki Lebih Ramping
Ubahan atau perbandingan lainnya pada W175TR dan W175 biasa model lama adalah handlebar atau setang yang diposisikan lebih tegak. Hal tersebut diklaim membuat tangan pengendara lebih tinggi 30 mm daripada handlebar standar.

Photo

Kawasaki W175TR dan W175TR SE terbaru, model scrambler yang merupakan pembaruan dari W175 biasa (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Riding position yang lebih tegak memberikan kemampuan maneuver yang lebih baik. Dari segi design, handlebar W175TR semakin memperkuat image scrambler dibandingkan dengan W175 biasa yang setangnya cenderung datar.

Sementara untuk sisi tangki bahan bakar, pada model W175TR kini dibuat lebih ramping dibanding W175. Pada W175 biasa tangkinya cenderung bulat telur, sementara kini pada model scrambler lebih memanjang untuk menajamkan styling retro scrambler. Kapasitas bensinnya sendiri adalah 7,5 liter.

Lebih Jangkung, Spatbor Depan Menggantung, dan Jok Lebih Panjang
Memperkuat kesan street scrambler, pada model W175TR juga memiliki ubahan yang kentara dibandingkan dengan W175 biasa. Motor ini memiliki proporsi yang lebih jangkung alias lebih tinggi.

Fork depan dan shock belakang lebih panjang dari pada W175. Fork bagian depan lebih panjang 35 mm dan shock-nya lebih panjang 27 mm. Sementara suspension stroke masih sama, sehingga menambah sasis menjadi sekitar 30 mm, berkontribusi pada scrambler styling.

Meskipun fender depan pada W175 mencengkram roda depan, namun posisi tinggi pada fender depan W175TR menambah kesan off-road. Fender atay spatbor model scrambler W175TR hadir lebih menggantung dengan pola tread yang multipurpose.

Kaver samping memiliki design bertekstur yang stylish. Instrumentasi simple kini semakin bergaya retro. Headlamps ditambahkan cincin, diposisikan lebih ke atas bersamaan dengan area instrumentasi. Posisi plat kini lebih atraktif, berada di antara headlamps dan fender depan.

Photo

Kawasaki W175TR dan W175TR SE terbaru, model scrambler yang merupakan pembaruan dari W175 biasa (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Bagian lain yang menjadi pembeda antara W175 biasa dengan model scrambler adalah jok yang lebih panjang dan tebal di bagian belakang. Sentuhan tersebut memperkuat kesan scrambler yang nyata.

Pada bagian bawah mesin, tepatnya berada di area leher knalpot juga diberikan skid plate atau pelat pelindung mesin. Tak hanya berfungsi sebagai pelindung dari partikel semisal batu, lumpur atau sejenisnya, skid plate pada W175TR juga menambah kesan sangar dan multifungsi kendaraan ini.

Kendati banyak ubahan, motor ini dikatakan lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Kawasaki W175TR hadir dengan berat 121 Kg, W175TR lebih ringan sekitar 5 Kg dari model W175 biasa.

W175TR akan hadir dalam tipe Standard dan Special Edition (SE). Warna dan Grafis original dengan style motif scrambler era 80-an. Untuk tipe standar tersedia warna bright white (putih), sementara tipe Special Edition (SE) tersedia dalam warna Ebony (hitam), Solar Yellow (kuning), Urban Olive Green (hijau). W175TR edisi standar dibanderol dengan harga Rp 29,9 jutaan sementara edisi SE Rp 32,3 jutaan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore