
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan siap menyesuaikan diri dengan ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 60 persen yang akan berlaku pada kendaraan listrik mulai 2027.
Kesiapan tersebut ditopang ekosistem manufaktur Hyundai yang sudah mencakup produksi kendaraan hingga komponen baterai di Indonesia.
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan kelengkapan rantai pasok menjadi salah satu modal Hyundai untuk memenuhi kebijakan tersebut.
"Jadi kalau kita lihat kan memang Hyundai adalah salah satu brand yang memiliki supply chain yang cukup lengkap. Jadi bukan hanya manufacture untuk assembly saja kendaraan, terus kemudian dealers, ataupun value chain yang lain itu untuk melayani customer kita. Tapi kita juga punya komponen, manufaktur komponen, yaitu untuk baterai listrik," kata Fransiscus di sela-sela acara seremoni Hyundai Jump School Batch 3 di Jakarta, Rabu (7/10).
Menurut Fransiscus, keberadaan berbagai fasilitas tersebut membuat Hyundai tidak melihat target TKDN 60 persen sebagai persoalan besar.
Perusahaan juga memastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah apabila ketentuan tersebut mulai diberlakukan.
"Jadi kalau kita lihat secara keseluruhan, karena kelengkapan itu, maka TKDN 60 persen itu sebenarnya tidak menjadi masalah untuk Hyundai," ujarnya.
"Hyundai akan terus mencoba untuk menyesuaikan kita, diri kita, itu dengan peraturan-peraturan pemerintah. Jadi kalau peraturan pemerintah mewajibkan TKDN 60 persen, kita akan meng-support kebijakan pemerintah tersebut," lanjut Fransiscus.
Kesiapan tersebut turut didukung investasi Hyundai di Indonesia yang disebut telah mencapai sekitar Rp50 triliun atau USD 3 miliar.
Investasi itu berkaitan dengan fasilitas produksi kendaraan dengan kapasitas hingga 150 ribu unit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022