
Sam Altman, CEO OpenAI, dalam sebuah acara di San Francisco (The Guardian)
JawaPos.com - OpenAI mulai menerapkan tanda air (watermark) tak kasatmata pada teks yang dihasilkan ChatGPT dan Codex di wilayah Uni Eropa. Langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi aturan transparansi dalam Undang-Undang Kecerdasan Buatan Uni Eropa atau EU AI Act.
Seperti dilansir dari TechCrunch, aturan yang mulai berlaku pada 2 Agustus itu mewajibkan perusahaan AI menandai konten yang dibuat kecerdasan buatan dengan cara yang dapat dikenali oleh sistem lain. OpenAI menyatakan penerapan watermark untuk pengguna ChatGPT dan Codex yang memenuhi syarat akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.
Fitur tersebut berlaku untuk seluruh paket layanan di Uni Eropa. Sementara itu, pengembang yang menggunakan API OpenAI di luar wilayah tersebut juga dapat mengaktifkan watermark untuk model tertentu mulai sekarang. Namun, fitur itu tidak aktif secara default.
OpenAI menegaskan belum menjadikan watermark teks sebagai pengaturan standar secara global pada tahap awal peluncuran.
Berbeda dari watermark berupa logo atau tulisan yang terlihat, teknologi ini bekerja dengan memengaruhi pilihan kata model secara halus. Perubahan tersebut menghasilkan pola tertentu yang tidak terlihat oleh pembaca, tetapi dapat dikenali oleh sistem pendeteksi.
Karena pola tersebut melekat pada teks, watermark tetap terbawa ketika tulisan disalin dan ditempel. OpenAI juga menyebut teknologi tersebut tidak dirancang untuk mengidentifikasi pengguna dan sejauh ini tidak ditemukan perubahan signifikan terhadap kinerja model ketika fitur diaktifkan.
Bersamaan dengan pengumuman itu, OpenAI menerbitkan laporan teknis mengenai metode yang disebut textGrain. Penelitian tersebut disusun bersama peneliti dari University of Pennsylvania dan Yale.
Metode tersebut menggunakan kunci rahasia untuk mengatur prediksi kata berikutnya ketika model menyusun sebuah kalimat. Dengan menggabungkan ratusan penyesuaian kecil, sistem pendeteksi dapat mencari pola tertentu untuk mengidentifikasi teks yang dibuat AI hanya berdasarkan teks dan kunci yang digunakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022