
Ilustrasi chip
JawaPos.com - Perusahaan-perusahaan Jepang yang bergerak di industri semikonduktor semakin agresif masuk ke pasar India. Mereka membidik peluang dari ambisi Perdana Menteri Narendra Modi menjadikan India sebagai salah satu pusat industri chip dunia.
Dilansir dari Kyodo, Senin (5/10), India tengah membangun ekosistem manufaktur chip domestik yang mencakup bahan baku, desain, fabrikasi, pengemasan, hingga pengujian. Namun, pelaku industri menilai kekurangan pemasok khusus dan tenaga kerja terampil masih menjadi tantangan utama.
Minat perusahaan Jepang terlihat dalam pameran Semicon India 2026 yang digelar di New Delhi pada 17-19 September. Lebih dari 30 perusahaan Jepang berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Sekitar 200 perwakilan industri India dan Jepang juga menghadiri forum dalam acara tersebut. Mereka membahas peluang kemitraan, kerja sama teknologi, rantai pasok peralatan dan bahan yang lebih tangguh, serta penelitian dan pengembangan.
India berupaya menjadikan negaranya sebagai pusat manufaktur chip global melalui program semikonduktor yang didukung pemerintah.
Modi berjanji meningkatkan anggaran untuk mendukung industri tersebut menjadi sekitar USD 13,5 miliar atau sekitar Rp238 triliun, dari sebelumnya sekitar USD 8 miliar atau Rp141 triliun. Program India Semiconductor Mission kini memasuki tahap kedua.
Pada tahap pertama, pemerintah India telah menyetujui 12 proyek manufaktur dan pengemasan semikonduktor.
Kerja sama India dan Jepang juga semakin diperkuat. Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Juli sepakat meningkatkan hubungan di sektor chip dan industri lainnya.
Perusahaan Jepang kemudian menyepakati sekitar 120 nota kesepahaman kerja sama dengan nilai investasi mencapai JPY 2 triliun, setara sekitar Rp228 triliun dengan kurs 1 JPY = Rp114.
Shetal Mehta, direktur Suchi Semicon Pvt. Ltd. yang berbasis di Gujarat, mengatakan perusahaannya telah bekerja sama secara luas dengan pemasok Jepang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022