Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2026 | 21.00 WIB

Setelah 25 Tahun, Firmware Legendaris PlayStation 2 Akhirnya Berhasil Dibobol

Ilustrasi PlayStation. (Dok. wccftech) - Image

Ilustrasi PlayStation. (Dok. wccftech)

JawaPos.com - Setelah lebih dari 25 tahun, firmware chip keamanan PlayStation 2 (PS2) model awal akhirnya berhasil diekstrak oleh seorang pengembang bernama DiscoStarslayer. Keberhasilan ini membuka peluang bagi para peneliti untuk mempelajari sistem keamanan konsol legendaris tersebut yang selama ini sulit ditembus.

Seperti dilansir dari Engadget, DiscoStarslayer bersama rekan kolaboratornya, Libby, berhasil menemukan celah keamanan pada chip SPC970 MechaCon. Chip tersebut bertanggung jawab atas autentikasi cakram sekaligus menangani sebagian besar sistem keamanan PS2.

Melalui celah tersebut, mereka dapat mengekstrak firmware yang tersimpan di dalam chip. Sebelumnya, proses pembacaan hanya bisa dilakukan dengan membongkar kemasan chip dan membaca isinya secara fisik. Metode itu membutuhkan waktu lama dan menghasilkan data yang kurang sempurna.

Seluruh hasil ekstraksi kini telah diunggah ke GitHub. Koleksi tersebut mencakup 22 file firmware dari berbagai model PS2 generasi awal, mulai dari SCPH-15000 yang dirilis di Jepang pada 2000 hingga seri 39000 keluaran 2002. Firmware untuk papan arkade Namco System 246 dan 256 yang menggunakan chip serupa juga turut disertakan.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting karena chip MechaCon generasi awal merupakan salah satu bagian terakhir dari sistem PS2 yang datanya belum berhasil dibaca. Sebelumnya, firmware MechaCon berbasis Dragon yang digunakan pada model lebih baru telah berhasil diekstrak pada 2021.

Proses ekstraksi SPC970 memanfaatkan celah pada mekanisme penulisan data ke EEPROM. Dengan mengirimkan data yang melebihi kapasitas penyimpanan, para peneliti dapat mengarahkan chip untuk menyalin sebagian kode firmware ke memori yang bisa dibaca kembali. Proses tersebut diulang sekitar 1.000 kali hingga seluruh firmware berukuran 256 KB berhasil dikumpulkan.

Meski demikian, proses ini memiliki risiko terhadap perangkat keras. Penulisan berulang dapat mengurangi usia EEPROM, bahkan berpotensi membuat konsol tidak berfungsi normal dan membutuhkan perbaikan. Karena itu, perangkat ekstraksi dilengkapi mekanisme pencadangan dan pemulihan data untuk mengurangi risiko kerusakan.

Ekstraksi firmware ini diharapkan membuka peluang pengembangan modifikasi keamanan pada PS2 model lama. Salah satu targetnya adalah menghadirkan metode pembukaan kunci seperti MechaPwn, yang sebelumnya memungkinkan konsol generasi lebih baru menjalankan game lintas wilayah.

Selain itu, firmware tersebut dapat membantu penelitian terkait sistem keamanan MagicGate pada kartu memori dan berkas eksekusi KELF yang digunakan saat konsol melakukan proses booting. Data ini juga berpotensi mendukung pengembangan emulasi PS2 dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: engadget
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore