
Pengecasan mobil listrik di SPKLU. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Pertumbuhan mobil listrik di Indonesia tidak hanya membutuhkan penambahan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga perubahan kebiasaan dan etika pengguna saat berada di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Berbeda dengan SPBU yang proses pengisian bahan bakarnya relatif singkat, penggunaan SPKLU membutuhkan waktu lebih lama. Kondisi tersebut membuat fasilitas pengisian daya menjadi ruang bersama yang harus digunakan secara tertib dan saling menghargai.
Seiring meningkatnya jumlah kendaraan listrik, potensi gesekan di SPKLU tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan atau kondisi charger. Kurangnya pemahaman mengenai tata cara menggunakan fasilitas bersama juga dapat memicu kesalahpahaman antar pengguna.
Ketua Umum KOLEKSI, Arwani Hidayat, mengatakan edukasi mengenai etika penggunaan SPKLU perlu berjalan bersama dengan aturan yang jelas dari penyedia layanan.
“Infrastruktur pengisian daya yang terus bertambah tidak akan berdampak maksimal jika tidak dibarengi dengan budaya pengguna yang tertib,” ujar Arwani.
Ia juga mendorong penerapan aturan yang lebih tegas, termasuk idle fee bagi kendaraan yang tetap berada di lokasi setelah pengisian selesai serta pembatasan sementara akun bagi pengguna yang berulang kali melanggar aturan.
Menurutnya, ekosistem kendaraan listrik membutuhkan sinergi antara kesadaran pengguna, penyedia SPKLU dan regulator.
Melalui panduan etika tersebut, KOLEKSI mendorong pengguna EV menerapkan toleransi, komunikasi yang baik, dan efisiensi dalam menggunakan fasilitas SPKLU. Dengan demikian, infrastruktur pengisian daya dapat dimanfaatkan lebih optimal oleh seluruh pengguna.
Berikut adalah tata krama dan prosedur operasional standar penggunaan SPKLU demi mewujudkan lingkungan mobilitas bebas emisi yang
harmonis bagi semua pihak:
Fase 1: Antrean dan Persiapan (Sebelum Pengecasan)
• Pantau Status via Aplikasi: Biasakan mengecek ketersediaan mesin charger dan status port melalui aplikasi bawaan penyedia layanan (seperti PLN Mobile) sebelum tiba di lokasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022