
Satelit Multifungsi Nasional SATRIA 1. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna mengoptimalkan penggunaan akses internet Satelit SATRIA di wilayah terdampak bencana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi agar infrastruktur digital yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan.
Penguatan kompetensi tersebut diwujudkan melalui Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia bagi penerima fasilitas bantuan akses internet Satelit SATRIA dalam rangka pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Program yang dilaksanakan BAKTI Komdigi bersama Yayasan Cemerlang Indonesiaku (YCIK) ini tidak hanya menghadirkan konektivitas internet, tetapi juga membekali tenaga pendidik dengan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan berlangsung selama 23 hari, mulai 15 Juni hingga 7 Juli 2026, sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan jaringan internet Satelit SATRIA yang telah tersedia di sekolah-sekolah penerima manfaat sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Sebanyak 49 peserta mengikuti program ini, terdiri atas guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengelola PKBM, hingga unsur pemerintah desa yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Mereka mewakili berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA, MI, MTs, SMP, SMA, SMK, hingga PKBM, sehingga tercipta kolaborasi lintas lembaga dalam penerapan pembelajaran berbasis digital.
Plt. Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Sudarmanto, menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur digital perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara optimal.
"BAKTI meyakini bahwa transformasi digital tidak berhenti pada penyediaan akses internet. Infrastruktur akan memberikan dampak yang optimal apabila didukung oleh SDM yang mampu memanfaatkannya secara produktif. Karena itu, penguatan kompetensi guru menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan manfaat nyata pembangunan digital bagi masyarakat," ujarnya.
Menurut Sudarmanto, perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang bagi tenaga pendidik untuk menciptakan metode belajar yang lebih inovatif dan efektif tanpa menghilangkan peran utama guru dalam proses pendidikan.
“Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan menarik. Namun demikian, AI harus diposisikan sebagai teknologi pendukung yang memperkuat kapasitas guru, bukan menggantikan peran mereka dalam mendidik peserta didik”, ujar Sudarmanto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
