
Lionel Messi memimpin susunan pemain Argentina saat menghadapi Swiss pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City. (Instagram/@afaseleccion)
JawaPos.com - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi menegaskan bahwa pencapaian timnya dalam beberapa tahun terakhir bukanlah sesuatu yang mudah. Sang juara bertahan berhasil itu mengalahkan Swiss 3-1 setelah tampil sengit lewat babak perpanjangan waktu dalam laga perempat final Piala Dunia di Kansas City pada Minggu (12/7).
Kemenangan itu membawa Argentina melangkah ke semifinal untuk menghadapi Inggris, sekaligus menjaga peluang menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dunia dalam sejarah mereka. Meskipun demikian, Messi mengaku bahwa keberhasilan Argentina mempertahankan level performa setelah menjadi juara dunia bukan hal mudah.
“Bagus melihat warga Argentina menikmati ini seperti kami menikmatinya. Begitulah cara kami menjalaninya. Tidak mudah untuk kembali setelah menjadi juara dunia, memenangkan semua yang kami menangkan, lalu terus bersaing dan tetap berada di level itu, berada di empat besar dan bermain di semifinal lagi. Itu tidak normal, itulah mengapa kami harus sangat menikmatinya,” ujar Messi dikutip dari ESPN.
Messi juga mengingatkan bahwa momen seperti ini belum tentu terulang. Messi menilai keberhasilan yang diraih saat ini harus benar-benar dihargai. “Kami tidak tahu apakah ini akan terjadi lagi atau kapan itu akan terjadi. Kami sempat lama tidak menjadi juara dunia sampai terakhir kali, jadi semua yang datang setelahnya harus dinikmati dan dihargai,” ujarnya.
Dalam pertandingan melawan Swiss, Argentina sempat unggul lebih dulu lewat Alexis Mac Allister sebelum Dan Ndoye menyamakan kedudukan. Messi yang tidak mencetak gol di laga itu mengakui laga berjalan sulit sejak awal. “Kami tahu betapa sulitnya Piala Dunia ini. Kami memang sudah memperkirakan pertandingan yang berat. Di babak pertama, meski unggul, mereka membuat kami kesulitan. Kami tidak bisa memainkan permainan kami dan tidak bisa menguasai bola dalam waktu lama,” kata Messi.
Sang kapten juga membahas tentang bagaimana kartu merah yang diterima pemain Swiss mengubah jalannya pertandingan. Hal itu membuat Julian Alvarez dan Lautaro Martinez akhirnya mampu memastikan kemenangan Albiceleste. “Kartu merah mereka benar-benar mengubah jalannya pertandingan, tetapi situasinya tetap sulit,” kata Messi.
Menjelang laga semifinal melawan Inggris di Atlanta, Messi menyebut pertandingan itu akan menjadi pengalaman baru baginya. Messi mengakui belum pernah menghadapi Inggris sepanjang kariernya. “Bermain melawan Inggris itu spesial karena mereka merupakan kekuatan besar dan pertandingan melawan tim besar selalu spesial. Secara pribadi, ini pertama kalinya saya akan menghadapi mereka,” ujarnya.
Baca Juga:Thomas Tuchel Sebut Inggris Beruntung Kalahkan Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Messi menegaskan bahwa timnya akan fokus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tantangan itu. “Kami akan mencoba beristirahat, memulihkan tenaga, dan datang dalam kondisi terbaik untuk kembali bersaing,” ujar Messi.
Pemain yang saat ini berusia 39 tahun itu juga menyinggung sejarah panjang pertemuan Argentina dan Inggris, termasuk pada Piala Dunia 1986. “Semua yang saya ingat tentang Argentina melawan Inggris pada 1986 berasal dari video yang terus ditonton orang Argentina. Namun, saya pikir tim ini sudah terbiasa memainkan pertandingan tanpa memandang lawan,” kata Messi.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
