Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Mei 2026 | 03.12 WIB

Hyundai dan KAI Siapkan Revolusi Transportasi, Mobil Terbang Dijadwalkan Meluncur 2028

Supernal, taksi udara sebuah taksi terbang listrik buatan anak perusahaan Hyundai (dok.TechCrunch). - Image

Supernal, taksi udara sebuah taksi terbang listrik buatan anak perusahaan Hyundai (dok.TechCrunch).

JawaPos.com - Industri otomotif dan penerbangan Korea Selatan memasuki babak baru setelah Hyundai Motor Company resmi menggandeng Korea Aerospace Industries (KAI) untuk mengembangkan taksi terbang listrik. 

Kolaborasi ini digadang-gadang menjadi langkah besar menuju era mobilitas udara modern yang lebih ramah lingkungan dan mampu mengurangi kepadatan transportasi di perkotaan.
 
Kerja sama tersebut menjadi salah satu proyek mobilitas masa depan terbesar di Korea Selatan yang menggabungkan teknologi otomotif Hyundai dengan pengalaman KAI di industri penerbangan dan dirgantara.
 
Dalam pernyataan resminya, kedua perusahaan menyebut kendaraan udara ini nantinya dirancang untuk mengangkut penumpang maupun logistik secara lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan.
 
Taksi terbang tersebut diproyeksikan dapat digunakan di wilayah perkotaan, pinggiran kota, hingga daerah yang sulit dijangkau transportasi konvensional.
 
Kesepakatan pengembangan ini resmi diteken pada 8 Mei 2026. Hyundai dan KAI menyatakan proyek tersebut akan memanfaatkan sistem penggerak listrik terbaru milik Hyundai yang dipadukan dengan teknologi pesawat terbang modern buatan KAI.
 
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kendaraan udara yang kompetitif dan dapat diproduksi secara massal dalam beberapa tahun ke depan.
 
Dalam pengembangannya, struktur bodi kendaraan akan dirancang oleh KAI bersama Supernal, anak perusahaan Hyundai yang berbasis di Amerika Serikat dan fokus pada pengembangan mobilitas udara masa depan.
 
Sementara itu, sistem motor listrik dan teknologi penggerak akan dikembangkan Hyundai bersama Kia.
 
Hyundai dan KAI menilai kombinasi teknologi sistem sayap tetap dan sayap putar milik KAI dengan platform elektrifikasi Hyundai akan menciptakan sistem transportasi udara yang lebih efisien dan stabil.
 
Meski begitu, kedua perusahaan masih belum mengungkap detail spesifikasi teknis kendaraan, termasuk kapasitas penumpang, jarak tempuh, maupun kecepatan maksimal taksi terbang tersebut.
 
Namun, proyek ini disebut sudah memasuki tahap pengembangan serius dengan target produksi massal dan peluncuran resmi pada 2028.
 
Langkah Hyundai masuk ke industri taksi terbang menunjukkan arah baru perkembangan industri otomotif global yang kini mulai bergerak menuju ekosistem mobilitas terintegrasi berbasis listrik dan teknologi otonom.
 
Tren urban air mobility sendiri mulai menjadi perhatian berbagai produsen otomotif dan perusahaan teknologi dunia sebagai solusi transportasi masa depan di tengah kepadatan kota besar dan meningkatnya kebutuhan mobilitas cepat.
 
Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, Hyundai dan KAI berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan udara listrik global dalam beberapa tahun mendatang.
Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore