Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 00.29 WIB

Minim Talenta Keamanan Siber, Cyber Breaker 2026 Targetkan 1.000 Peserta untuk Perkuat Ekosistem Digital

Ilustrasi Cyber Breaker Season 3 siap diselenggarakan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Cyber Breaker Season 3 siap diselenggarakan. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Kebutuhan talenta di bidang keamanan siber di Indonesia terus meningkat. Hal tersebut sejalan dengan pesatnya transformasi digital dan tingginya ancaman serangan siber.

Namun, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang tersebut masih menjadi tantangan besar. Di tengah kesenjangan tersebut, program Cyber Breaker 2026 Season 3 hadir sebagai salah satu upaya mempercepat lahirnya talenta siber baru yang siap pakai.

Program ini menjadi kelanjutan dari dua musim sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. ”Pada Season 1, jumlah peserta tercatat sebanyak 137 orang, lalu melonjak menjadi 616 peserta di Season 2,” jelas penyelenggara melalui keterangannya.

Tak hanya itu, gelaran sebelumnya juga mencatat lebih dari 2,3 juta tayangan digital serta melibatkan lebih dari 44 komunitas siber dan IT di Indonesia.

Memasuki Season 3, Cyber Breaker menargetkan 1.000 pendaftar. Target ini bukan sekadar angka, tetapi bagian dari strategi memperluas jangkauan sekaligus memperkuat ekosistem talenta keamanan siber nasional.

Secara format, kompetisi tahun ini dirancang lebih terstruktur melalui dua jalur utama, yakni Cyber Breaker Development (CBD) dan Cyber Breaker Competition (CBC). Tahap CBD menjadi fondasi awal pengembangan peserta, dimulai dari level regional hingga nasional. Dari sana, tim terbaik akan melaju ke Promotion Day sebelum akhirnya tampil di panggung utama, CBC League.

Pendekatan bertahap ini menegaskan bahwa kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemenangan akhir. Peserta didorong untuk membangun pengalaman, portofolio, dan reputasi di bidang keamanan siber, tiga hal yang semakin krusial di pasar kerja digital saat ini.

Selain kompetisi, aspek pengembangan keterampilan juga diperkuat melalui program Pelatihan Cyber-Gig. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang bertujuan menyiapkan talenta siber yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Pelatihan ini diklaim selaras dengan tren gig economy yang mendorong munculnya pekerja lepas berbasis keahlian digital. Dalam konteks keamanan siber, peluang kerja berbasis proyek semakin terbuka lebar, baik di tingkat nasional maupun global.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore