
Hyundai luncurkan program Courtesy Car untuk memperkuat layanan purna jual ke konsumen. (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya menjaga kepuasan pelanggan tak lagi berhenti di ruang showroom. Hal tersebut disadari betul oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang kini tidak hanya bersaing dengan merek otomotif terdahulu dari Jepang dan Eropa, tapi juga banyak dari pabrikan pendatang baru asal Tiongkok.
Caranya, HMID mempertegas layanan purna jual dengan memperluas program mobil pengganti atau Hyundai Premium Courtesy Car Program, sebuah langkah yang dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya ekspektasi konsumen otomotif.
Program ini menjadi bagian dari ekosistem layanan myHyundaiCare, yang dirancang untuk memastikan pengalaman kepemilikan kendaraan tetap nyaman, bahkan ketika mobil harus menginap di bengkel.
Sebagaimana diketahui, salah satu tantangan utama pemilik kendaraan adalah terganggunya mobilitas saat mobil harus menjalani perbaikan dalam waktu lama.
Hyundai mencoba menjawab persoalan ini dengan menyediakan lebih dari 250 unit mobil pengganti di jaringan dealer terpilih.
Menariknya, unit yang disediakan bukan sekadar mobil standar. Dalam beberapa kasus, pelanggan bahkan bisa merasakan pengalaman berkendara mobil listrik seperti Hyundai IONIQ 5, tergantung ketersediaan di dealer.
Bukan hanya pengguna kendaraan listrik, pemilik mobil bermesin konvensional (ICE) juga berkesempatan menjajal EV Hyundai. Strategi ini sekaligus menjadi cara halus Hyundai memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada konsumennya.
Program ini berlaku untuk seluruh kendaraan Hyundai tanpa batasan tahun produksi maupun jarak tempuh. Namun, ada beberapa kondisi agar pelanggan bisa memanfaatkan fasilitas ini:
- Perbaikan umum (general repair) dengan estimasi lebih dari 1x24 jam
- Perbaikan body & paint dengan estimasi lebih dari 14 hari
- Durasi peminjaman maksimal 17 hari (dapat diperpanjang sesuai persetujuan dealer)
- Unit pengganti menyesuaikan ketersediaan, seperti IONIQ 5, Creta, atau Stargazer

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
