Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 02.03 WIB

Meutya Hafid Tegaskan WFH Hari Jumat Bukan Hari Libur: Layanan Publik Harus Tetap Ngebut

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Istimewa) - Image

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa penerapan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas maupun kecepatan pelayanan publik.

Kebijakan WFH yang mulai berlaku sejak 1 April 2026 ini merupakan bagian dari upaya transformasi budaya kerja di lingkungan pemerintah, dengan tujuan meningkatkan efisiensi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital.

WFH ini bukan hari libur tambahan. Tidak boleh mengurangi efektivitas, tidak boleh mengurangi produktivitas, dan juga tidak boleh mengganggu kecepatan pelayanan dari kementerian,” tegasnya dalam Apel Pagi di Lapangan Anantakupa, kantor Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta Pusat, Senin (6/4).

Meutya menegaskan bahwa perubahan sistem kerja harus tetap diiringi dengan kinerja yang terukur. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini juga bertujuan mengurangi mobilitas serta meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pembatasan perjalanan dinas, penggunaan kendaraan operasional, dan pengalihan anggaran ke program prioritas nasional.

Sebagai instansi yang memimpin transformasi digital nasional, Kemkomdigi dituntut menjadi teladan dalam penerapan pola kerja fleksibel berbasis teknologi.

“Kita justru harus menjadi contoh utama bahwa bekerja di luar kantor secara daring tetap dapat memberikan hasil yang maksimal dan juga terukur,” ujar Meutya Hafid.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika global menuntut seluruh jajaran tetap disiplin dan fokus. Para pegawai diminta menjaga konsistensi kerja serta memperkuat kolaborasi.

“Kita harus tetap fokus, tetap tenang, tetap produktif, dan saling bahu-membahu. Yang dihadapi dunia saat ini bukan hal yang mudah,” katanya.

Selain itu, Meutya menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan komunikasi internal yang selaras agar kebijakan dapat diterapkan secara efektif di semua lini organisasi.

“Tidak boleh ada beda semangat di atas dengan semangat di bawah. Kalau ini terjadi, kita akan kesulitan,” tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore