
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin. (Polda Metro Jaya)
JawaPos.com - Arus kendaraan di jalanan Jakarta terpantau lebih lanjar hari ini (10/4). Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin itu terjadi karena pemerintah sudah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap akhir pekan.
”Saat ini saya sedang memantau seluruh wilayah Jakarta, memang terlihat hari ini ada perbedaan yang cukup signifikan dilihat dari volume kendaraan masyarakat yang memanfaatkan kebijakan WFH itu terlihat dari pantauan arus lalu lintas,” kata dia saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta.
Komarudin mengakui bahwa ada pengurangan volume kendaraan yang signifikan. Sehingga arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lancar. Simpul-simpul kepadatan dan kemacetan juga terkendali. Polisi lalu lintas (polantas) tidak mendapati antrean kendaraan seperti biasanya.
Baca Juga:Perempuan Pengedar Ribuan Liquid Etomidate Ditangkap Polisi, Barang Bukti Ada 1.409 Keping
”Dari pagi tadi, kami pantau memang ada pengurangan volume yang cukup signifikan,” ucap Komarudin.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu mengakui bahwa beberapa ruas jalan seperti Jalan Jenderal Sudirman terpantau lancar. Padahal biasanya selalu terjadi kepadatan. Baik arus lalu lintas mengarah ke utara maupun ke selatan.
”Kemudian bertemu beberapa ruas jalan lain seperti Asia Afrika, Gerbang Pemuda, yang memang biasanya di Layang Ladokgi itu terjadi antrean yang cukup panjang, sampai jam segini, termasuk juga yang akses masuk Jakarta yang dari wilayah barat ke timur, memang terlihat meriah namun tidak sampai terjadi kepadatan,” imbuhnya.
Demikian pula dengan kondisi lalu lintas di Simpang Susun Semanggi, Komarudin menyampaikan bahwa kepadatan yang biasa terjadi tidak tampak. Tidak ada antrean kendaraan yang mengekor hingga menyebabkan kemacetan cukup panjang di ruas tersebut.
”Saat ini yang kami pantau di beberapa ruas jalan diantaranya yang dari arah barat, Slipi ke arah timur ke Semanggi. Ini tidak lebih disebabkan karena faktor crossing,” jelasnya.
Pertemuan busway dengan jalur pintu keluar dari Jalan Tol Dalam Kota dan jalur arteri dari Slipi mengarah Semanggi, lanjut dia, memang menyebabkan perlambatan laju kendaraan. Namun, tidak sampai menyebabkan gangguan arus lalu lintas yang berarti. Semua masih dalam situasi terkendali.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
