Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 April 2026 | 20.23 WIB

Saat BBM Mahal, BBG Tampil Jadi Andalan Baru Pemudik Lebaran Idul Fitri 2026

Ilustrasi pemeriksaan mesin mobil berbahan bakar gas. (Istimewa). - Image

Ilustrasi pemeriksaan mesin mobil berbahan bakar gas. (Istimewa).

JawaPos.com - Di tengah lonjakan mobilitas saat mudik Lebaran, pilihan kendaraan hemat dan efisien kembali menjadi sorotan. Salah satu alternatif yang mulai dilirik adalah kendaraan berbahan bakar gas (BBG), yang dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis untuk perjalanan jarak jauh.

Momentum mudik Lebaran 2026 yang baru saja terlewati dimanfaatkan oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia serta Komunitas Mobil Gas (Komogas) untuk memperkuat keandalan kendaraan BBG di jalur mudik.

Salah satunya melalui program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) bertajuk Bengkel Standby Idul Fitri 1447 H. Program ini digelar di SPBG Cirebon, salah satu titik strategis di jalur Pantura, selama periode arus mudik. Tim siaga disiagakan penuh selama 24 jam untuk memberikan layanan pemeriksaan dan perawatan kendaraan BBG.

Sepanjang pelaksanaan, tercatat 55 kendaraan memanfaatkan layanan ini, terdiri dari 40 unit bajaj dan 15 mobil BBG. Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan dukungan teknis bagi kendaraan berbahan bakar gas semakin nyata, terutama saat mobilitas tinggi seperti Lebaran.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa penguatan ekosistem CNG di jalur mudik bukan sekadar layanan tambahan, melainkan bagian dari strategi energi nasional.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, energi bersih bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Optimalisasi gas bumi, termasuk CNG, menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan biaya bagi masyarakat,” ujar dia melalui keterangannya.

BBG: Solusi Mudik Hemat dan Ramah Lingkungan

Penggunaan BBG dinilai semakin relevan untuk mudik karena beberapa keunggulan. Selain harga bahan bakar yang relatif lebih stabil dibandingkan BBM, emisi yang dihasilkan juga lebih rendah, sehingga lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menyebut layanan bengkel siaga ini dirancang untuk memastikan pengguna BBG dapat melakukan perjalanan tanpa kekhawatiran.

“Kami ingin memastikan seluruh pengguna kendaraan BBG dapat melakukan perjalanan mudik dengan tenang. Layanan bengkel siaga di SPBG hadir agar pengecekan dan perawatan dapat dilakukan secara cepat dan praktis,” jelasnya dalam kesempatan yang sama.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore