Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Maret 2026 | 03.23 WIB

Komdigi Dorong Digitalisasi Budaya, Data Jadi Aset Penting di Era AI

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat digitalisasi sektor keuangan, BRImo meluncurkan sejumlah fitur baru. (Istimewa) - Image

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mempercepat digitalisasi sektor keuangan, BRImo meluncurkan sejumlah fitur baru. (Istimewa)

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai digitalisasi kebudayaan memiliki posisi penting di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Ia menyebut data kebudayaan menjadi salah satu sumber informasi yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan teknologi digital.

“Di zaman artificial intelligence ini data menjadi sangat penting dan kebudayaan adalah bagian dari semesta data itu,” tegasnya dalam Penandatanganan Naskah Kerja Sama antara Kementerian Kebudayaan dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Nezar menjelaskan, proses digitalisasi membuat berbagai karya, tradisi, dan pengetahuan budaya yang sebelumnya sulit diakses dapat tersedia lebih luas bagi masyarakat maupun peneliti melalui beragam platform digital.

Ia menilai langkah tersebut sangat penting mengingat Indonesia memiliki kekayaan budaya yang besar serta sejarah peradaban yang panjang.

Melalui digitalisasi, data kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai arsip semata, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan yang dimanfaatkan untuk riset serta pengembangan teknologi di masa mendatang.

“Melalui digitalisasi kita bisa mendokumentasikan dan memperkenalkan karya, tradisi, dan pengetahuan budaya sehingga lebih mudah diakses melalui platform digital,” jelas Wamen Nezar.

Nezar juga menyebutkan bahwa tren pengarsipan budaya dalam bentuk digital saat ini turut berkembang di berbagai negara. Ia mencontohkan upaya yang dilakukan Universitas Oxford bersama UNESCO yang berhasil merekonstruksi situs bersejarah Palmyra di Suriah dengan memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi berbagai artefak serta pengetahuan budaya yang dimiliki Indonesia.

“Teknologi harus menjadi sarana untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kejayaan budaya bangsa kepada generasi masa kini dan masa depan,” tandasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore