Petugas memeriksa barang bukti kasus judi online saat konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memerangi praktik judi online di Indonesia. Bahkan, laporan terbaru menunjukkan bahwa Komdigi mampu memblokir 2,4 juta konten yang terkait dengan judi online dalam waktu dua pekan.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid di kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Spesifiknya, pemblokiran ini dilakukan dalam kurun waktu 20 Oktober hingga 2 November 2025.
"Total situs dan konten yang kami tutup mencapai 2.458.934, dengan jumlah situs 2,166 sekian juta. Namun juga ada di file sharing. Ini memang kadang-kadang file sharing itu tidak semua kontennya judi, tapi harus kita tangani karena juga di situ ada judi online," kata Meutya di kantor PPATK, Jakarta, dikutip Jumat (7/11).
Saat ini terdapat lebih dari 123 ribu konten file sharing di sejumlah platform sosial media. Diantaranya yakni Meta lebih dari 106 ribu, YouTube dan Google lebih dari 41 ribu, X lebih dari 18,6 ribu, Telegram 1.942, TikTok 1.138, Line 14, dan App Store.
Menurut Meutya, meskipun PPATK mencatat bahwa total transaksi judi online sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 155 triliun, atau menurun sekitar 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya, upaya kolaborasi lintas lembaga tetap perlu diperkuat.
Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam menelusuri situs maupun akun yang menyelipkan konten perjudian di berbagai platform digital.
Bahkan, Meutya juga menyampaikan apresiasi terhadap PPATK atas langkah cepat dalam menindaklanjuti laporan terkait aktivitas judi online. Berdasarkan data yang dimiliki Komdigi untuk periode serupa, sebanyak 23.604 rekening yang terhubung dengan aktivitas judi telah dilaporkan ke PPATK untuk diproses lebih lanjut. Komdigi pun terus berupaya melakukan take down terhadap situs-situs yang teridentifikasi.
“Kita memahami bukan hanya akses, tapi juga rekening itu menjadi lehernya, dari perilaku-perilaku kejahatan di internet, khusus video online,” ujar dia.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa PPATK selalu merespons cepat laporan rekening yang dikirim Komdigi. Kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, serta aparat penegak hukum juga harus diperkuat.
Selain itu, Meutya menegaskan bahwa pihaknya bersama PPATK juga bersiap melibatkan mitra-mitra mancanegara untuk memerangi judi online.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
