
ilustrasi motor matic (Freepik/Drobotdean)
JawaPos.com - Merawat sparepart bukan hanya soal mengganti saat rusak. Tetapi ada tindakan perawatan sederhana yang bisa kamu lakukan sehari-hari. Perawatan yang konsisten adalah kunci untuk memperpanjang usia pakai komponen motor, mengurangi frekuensi perbaikan mahal, dan tentu saja, menjaga performa motor kamu tetap optimal.
Selain rutin mengecek tanda-tanda keausan dan mematuhi jadwal pemeriksaan berkala, ada lima tips spesifik yang bisa kamu terapkan agar sparepart motor seperti kampas rem, roller, ban, rantai, hingga busi tetap bekerja dalam kondisi prima. Ingat, motor yang terawat bukan hanya nyaman, tetapi juga aman untuk kamu gunakan.
Berikut 5 trik ampuh agar sparepart motor awet maksimal seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Gunakan Oli Sesuai Rekomendasi Pabrikan dan Ganti Tepat Waktu
Oli mesin adalah darah kehidupan bagi motor kamu. Menggunakan jenis oli yang tepat sesuai rekomendasi pabrikan sangat krusial karena ia menjamin pelumasan maksimal pada mesin, transmisi, serta komponen bergerak seperti kampas kopling.
Penggantian oli secara rutin, bukan menunggu oli benar-benar kotor, adalah cara efektif untuk mengurangi gesekan berlebih yang menjadi penyebab utama keausan cepat. Oli yang sudah lama akan kehilangan viskositas dan kemampuan pelumasannya, yang justru dapat mempercepat kerusakan komponen internal.
2. Periksa dan Bersihkan Filter Udara Secara Berkala
Filter yang kotor akan menghambat aliran udara bersih ke ruang bakar, menyebabkan pembakaran menjadi tidak sempurna (miskin udara), yang pada akhirnya menurunkan efisiensi mesin, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan berpotensi merusak sparepart motor dalam jangka panjang.
Filter udara bertindak sebagai 'paru-paru' motor kamu, menjaga mesin tetap bersih dari debu, kotoran, dan partikel asing. Pastikan kamu rutin membersihkan atau mengganti filter sesuai buku panduan agar mesin kamu selalu efisien.
3. Pastikan Pelumasan Rantai Selalu Tepat
Khusus untuk motor yang menggunakan rantai (bukan shaft atau belt), pelumasan adalah segalanya. Rantai yang dibiarkan kering dan kotor akan jauh lebih cepat aus, menimbulkan suara berisik yang mengganggu (derit), dan meningkatkan risiko putus.
Lumasi rantai secara berkala menggunakan chain lube atau oli khusus rantai, bukan oli bekas atau oli mesin biasa. Selain itu, sesuaikan ketegangan rantai agar tidak terlalu kencang (membebani girboks) atau terlalu kendor (menyebabkan slip atau merusak sproket).
4. Cek Tekanan dan Kondisi Ban Sebelum Berkendara
Kondisi ban secara langsung memengaruhi kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi bahan bakar motor kamu. Ban yang kurang tekanan akan membuat motor terasa berat, sulit dikendalikan, dan mempercepat keausan di bagian pinggir.
Sebaliknya, ban yang terlalu keras juga berbahaya. Jadikan kebiasaan untuk selalu cek tekanan ban sebelum kamu melakukan perjalanan jauh. Selain tekanan, jangan tunda mengganti ban jika alurnya sudah menipis atau kamu menemukan retakan serta benjolan di permukaannya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
