Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 00.05 WIB

Keseringan Pakai Semir Ban Bisa Merusak Ban Mobil, Mitos atau Fakta?

Ilustrasi menyemir ban mobil. (DHgate)



JawaPos.com–Ban kendaraan yang kotor, khususnya pada mobil, akan secara signifikan mengubah penampilan. Ban yang bersih, akan membuat mobil langsung terlihat bersih walaupun mungkin ada bagian bodi yang kotor.

Sebaliknya, sebersih apapun bodi mobil jika ban kotor, juga akan langsung membuat mobil terlihat kotor, kusam, dekil, dan seperti tidak dirawat. Sesuai mencuci mobil, biasanya akan langsung dilakukan penyemiran.

Atau tak sedikit orang, apalagi yang menggunakan sopir pribadi, biasanya akan secara rutin menyemir ban mobil. Namun ternyata, hal tersebut salah, sebab kebiasaan menyemir ban mobil berpotensi merusak ban.

Mengutip DeltaLube, sering melakukan semir ban bisa mempengaruhi kondisi karet ban. Hal itu karena semir menggunakan bahan kimia yang bisa membuat usia ban menjadi lebih singkat dibandingkan tanpa menggunakan semir ban.

Tak sedikit juga, bahan dari semir ban adalah oli bekas. Sehingga, dalam waktu lama, oli atau minyak ini akan membuat ban jadi retak, getas atau pecah-pecah.

Salah satu indikasi yang bisa dilihat pada ban adalah kondisi ban yang mengalami retak-retak pada dinding (side wall) yang biasa diberi semir ban agar terlihat wet look. Efek retak itu memang tidak langsung muncul begitu semir ban dioleskan. 

Tapi keretakan tersebut muncul karena semir ban yang mengandung silikon dapat merusak lapisan wax di permukaan ban. Jika sudah begini, dapat membuat dinding ban menjadi lebih keras dan berkurang kelenturannya. 

Begitu pula tampilan ban menjadi lebih kusam ketika tidak disemir. Keretakan permukaan ban itu juga bisa membesar ketika tekanan ban sering kurang.

Selain itu, penggunaan semir ban bisa berpotensi mengurangi traksi pada ban jika terjadi kesalahan aplikasi. Hal ini terjadi karena semir ban dioleskan hingga menyentuh tapak ban. 

Ketika traksi ban ke aspal berkurang atau licin, otomatis risiko tergelincir makin besar. Terlebih pada pengendara motor, hal tersebut berbahaya karena dapat membuat terjatuh.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore