Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 April 2023 | 16.53 WIB

Kejahatan Phishing Masih Marak di Indonesia, Bentuknya Makin Beragam

Kejahatan phishing di Indonesia masih marak terjadi. - Image

Kejahatan phishing di Indonesia masih marak terjadi.

 
JawaPos.com - Indonesia Anti-Phishing Data Exchange (Idadx) yang dikelola oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) kembali menyampaikan informasi mengenai tren kejahatan siber berupa phishing dan laporan phishing pada kuartal satu (Q1) 2023.
 
Idadx mencatat, hingga 31 Maret 2023 terdapat 69.117 laporan tren phishing domain dot id dalam kurun waktu lima tahun terakhir yang dikumpulkan pada dashboard Idadx. Bentuk kejahatan phishing di Indonesia juga dikatakan makin beragam.
 
Deputi Bidang Pengembangan, Riset Terapan, Inovasi dan Teknik Pandi Muhammad Fauzi mengatakan bahwa laporan ini merupakan kelanjutan dari laporan periode Q4 tahun 2022 yang sebelumnya telah disampaikan. "Kami akan terus memberikan laporan rutin kepada publik pada tiap kuartal, sehingga masyarakat dapat memantau dan mengetahui bagaimana perkembangan phishing dan dampaknya bagi masyarakat," tutur Fauzi saat ditemui JawaPos.com di Jakarta, Jumat (14/4) malam.
 
Lebih lanjut, Fauzi juga menambahkan bahwa pada kuartal I 2023 terdapat 26.675 laporan phishing, sektor bisnis yang paling banyak menjadi sasaran yaitu media sosial. Menurutnya, laporan ini terus mengalami kenaikan yang cukup besar dari kuartal IV 2022 yaitu sebesar 220 persen laporan phishing yang didominasi oleh laporan phishing dari domain dot id.
 
"Negara yang meng-hosting situs phishing domain dot id sebagian besar berasal dari Indonesia. Namun terdapat negara lain seperti United States, Austria, Singapura, dan lainnya,” imbuh Fauzi.
 
Fauzi juga menyampaikan bahwa saat ini ancaman phishing harus lebih diwaspadai karena banyak nama domain phishing yang menggunakan protocol HTTPS. Menurutnya, pelaku phishing dapat mengelabui korban dengan menggunakan protocol HTTPS agar masyarakat percaya bahwa domain tersebut terpercaya dan aman untuk diakses. 
 
Selanjutnya Fauzi juga menjelaskan bahwa peningkatan phishing juga terdapat pada domain biz id. Domain biz id juga mengalami peningkatan laporan phishing pada Q1 2023. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh peningkatan jumlah pengguna domain biz id pada tahun 2022 
 
Pada kesempatan yang sama, Yudho Giri Sucahyo selaku Ketua Pandi juga menyampaikan bahwa Idadx adalah sebuah inisiasi untuk meningkatkan keamanan siber nasional dengan memfasilitasi respons global terhadap kejahatan internet di sektor pemerintah, penegakan hukum, industri, dan komunitas internet.
 
"Idadx mengumpulkan data phishing dari beberapa sumber data, keanggotaan Idadx, laporan masyarakat, dan Internet Security Service Provider seperti netcraft, spamcop, dll," tutur Yudho.
 
Selain itu, Yudho mengatakan bahwa Idadx juga mengumpulkan data dari APWG (Anti-Phishing Working Group), dimana IDADX sudah menjadi anggota sejak tahun 2021. Yudho juga menjelaskan juga bahwa, Pandi telah menawarkan kepada komunitas pengelola nama domain regional Asia Pasifik yang berada dalam APTLD (Asia Pacific Top Level Domain) untuk mengembangkan platform Anti-Phishing yang digunakan dalam memerangi kejahatan phishing di Asia Pasifik.
 
"Dengan adanya Idadx ini, kami berharap nama domain dot id yang telah mencapai 742.823 nama domain terdaftar per 31 Maret 2023 dapat semakin dipercaya oleh masyarakat. Kami juga akan meningkatkan fitur dan kinerja IDADX sehingga dapat memberikan informasi phishing yang lebih akurat untuk masyarakat," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore