Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2023 | 22.14 WIB

Bos Samsung Prediksi 2023 Gelap, Berikut Strategi yang Disiapkan

Ilustrasi: 2023 diprediksi terjadi perlambatan ekonomi serius, Samsung putar otak siapkan strategi. (Equitable Growth). - Image

Ilustrasi: 2023 diprediksi terjadi perlambatan ekonomi serius, Samsung putar otak siapkan strategi. (Equitable Growth).

JawaPos.com - Tahun 2023 situasi ekonomi diprediksi akan sulit. Resesi disebut-sebut akan terjadi. Hal ini juga turut diantisipasi oleh Samsung. Raksasa elektronik Korea Selatan (Korsel) ini juga mulai ancang-ancang mengatur strategi untuk menghadapi tahun 2023 ini.

Wakil Ketua Samsung Electronics dan co-CEO Han Jong-hee mengatakan bahwa pihaknya bersiap untuk tahun yang berat di depan. Caranya, Samsung disebut akan putar otak dengan memperbarui komitmennya untuk mencari pendorong pertumbuhan baru dalam teknologi futuristik seperti robot dan Metaverse.

"Krisis yang tumpang tindih, termasuk resesi ekonomi yang berkepanjangan, ketegangan geopolitik, risiko rantai pasokan, dan perubahan iklim, telah meningkatkan ketidakpastian secara drastis di pasar," kata Han pada konferensi pers Jumat yang diadakan di sela-sela pameran dagang CES, yang digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (As) pekan lalu.

Dilansir via Korea Herald, terkait bagaimana perusahaan akan mengatasi situasi ke depan adalah dengan mengevaluasi kegagalan di masa lalu. "Bagaimana perusahaan mengatasi berbagai krisis akan menentukan keberhasilan atau kegagalan di masa depan,” tambahnya.

Komentar salah satu eksekutif Samsung ini datang pada hari yang sama ketika Samsung memperkirakan laba operasinya pada kuartal keempat tahun 2022 anjlok sebesar 69 persen dalam setahun. Hanya membukukan KRW 4,3 triliun atau setara dengan Rp 53,6 triliun saja.

Angka ini jauh di bawah konsensus pasar sebesar KRW 6,9 triliun atau berkisar Rp 86,1 triliun. Penjualan periode Oktober-Desember juga diperkirakan turun menjadi KRW 70 triliun atau berkisar Rp 870 triliun lebih, turun 8,6 persen dibandingkan tahun lalu.

"Melemahnya permintaan chip dan peralatan rumah tangga karena penurunan ekonomi global, disebut-sebut sebagai alasannya. Nilai tukar dan suku bunga yang tinggi juga memengaruhi sentimen konsumen," lanjut Han Jong-hee.

Untuk mesin pertumbuhan di masa depan, pembuat chip memori serta smartphone terbesar di dunia ini sedang mempertimbangkan robot dan Metaverse. Samsung juga kabarnya akan memantapkan keterlibatannya pada teknologi tersebut di 2023 ini.

Hal ini juga didukung fakta bahwa raksasa teknologi itu baru-baru ini memutuskan untuk menginvestasikan KRW 59 miliar atau berkisar Rp 736 miliar pada pembuat robot Korea Selatan, yang disebut Rainbow Robotics. Pembuat robot tersebut diketahui menjadi perusahaan robot terdaftar pertama yang mendapatkan investasi dari Samsung sejak didirikan pada tahun 2011 lalu. Perusahaan ini memperkenalkan robot kolaboratif andalannya pada tahun 2020.

Samsung juga serius dengan Metaverse, meskipun hype atas ruang realitas virtual tampaknya telah memuncak dan mereda dengan cepat saat ini. Hal itu tak menyurutkan langkah Samsung untuk terlibat.

“Seperti halnya semua teknologi, selalu menarik perhatian saat pertama kali dimulai. Tapi teknologi pergi ke tempat yang paling dibutuhkan, dan menurut saya Metaverse juga ada di aliran itu,” terang Han.

CEO yang mengawasi bisnis ponsel pintar dan peralatan rumah tangga juga berjanji untuk meningkatkan kehadiran Samsung yang sakit di pasar Tiongkok, di mana pangsa pasarnya dalam penjualan ponsel pintar tetap kecil di angka dua persen.

Mengutip tim inovasi bisnis baru di Tiongkok yang diluncurkan pada 2021, Han berkata bahwa pihaknya telah menemukan masalahnya. Sebagai contoh jajaran TV, strategi Samsung sebagian besar berpusat di AS dan Eropa, sementara pasar lainnya memiliki preferensi yang berbeda.

Han mengakui produk Samsung tidak memenuhi harapan konsumen Tiongkok dan berjanji untuk meluncurkan produk dan layanan yang lebih disesuaikan secara eksklusif untuk konsumen di wilayah tersebut.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore