Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Agustus 2023 | 22.21 WIB

Kabin Mobil Berisik dan Nggak Nyaman, Coba Atasi dengan Pasang Peredam

Ilustrasi: Instalasi peredam bisa jadi solusi kabin mobil berisik dan nggak nyaman. (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi: Instalasi peredam bisa jadi solusi kabin mobil berisik dan nggak nyaman. (RianAlfianto/JawaPos.com).

 
JawaPos.com - Mobil pabrikan saat ini bisa dibilang kebanyakan kualitasnya tak sebaik mobil keluaran dulu, tahun 80 sampai 90-an. Banyak dari kualitas yang ada seakan 'disunat' mulai dari fitur, keamanan dan kenyamanan berkendara.
 
Yang paling bisa dirasa adalah kualitas peredaman kabin yang buruk. Road noise, suara mesin, bahkan suara hujan kadang masuk berlebihan dan mengganggu kesenangan berkendara. 
 
Tidak hanya bikin nggak nyaman, peredaman kabin yang buruk juga mengurangi kualitas audio yang dihasilkan mobil. Sudah nggak seberapa bagus, dikurangi dengan peredaman kabin yang buruk. Semakin bikin kesal.
 
 
Untuk mengatasi hal tersebut, kebanyakan pemilik mobil saat ini, utamanya mobil dengan kelas terjangkau, biasanya mereka memasang peredam kabin. Tak heran, pasar aksesori kendaraan ini sekarang cukup sengit dan diisi oleh banyak pemain. 
 
Salah satu merek peredam yang ada di pasaran yakni Noisekill. Terbaru, Nexindo Audio Nugraha selaku distributor utama dari Noisekill tidak berhenti menciptakan peredam berkualitas yang menyesuaikan kebutuhan penggunanya. 
 
Berbagai tipe dan fungsi peredam Noisekill yang ada di market telah terbukti mampu meredam suara yang mengganggu kenyaman dalam berkendara. Mulai dari Noisekill NK-48, NK-60, NK-18 dan masih banyak lagi.
 
Noisekill memang piawai dalam meracik material rubber butyl yang mampu meredam berbagai macam kebisingan, seperti lantai, pintu, atap, spakbor, hingga kap mesin. Berbeda dari merk lainnya, peredam Noisekill mengklaim bahwa material karet dari Rubber Butyl miliknya dirancang menyesuaikan iklim tropis di Indonesia bahkan suhu ekstrim sekalipun. 
 
Pertengahan tahun 2023, pengguna EV (Electric Vehicle) mulai merajai industri otomotif Indonesia, guna mengurangi penggunaan bahan bakar Fosil. Bersamaan dengan itu, pengguna EV masih belum puas dengan hasil kedap pada kendaraan mereka. 
 
Di lain sisi, jika penambahan peredam mobil menjadi momok buat para pengguna EV, karena bobot kendaraan mereka yang menjadi lebih berat dari sebelumnya. Tapi jika tidak ditambahkan peredam, kekedapan mobil EV ternyata masih belum maksimal. 
 
Melihat kondisi tersebut, Noisekill menyiapkan line up barunya, dengan menghadirkan NK-80 Air yang fokus pada keringanan bobot dari peredam. Kini berat satu lembar peredam yang berukuran 75cm x 46cm hanya memiliki bobot 700 gram (perlembar). 
 
Hal ini tentu berkurang signifikan jika dibandingkan dengan tipe rubber butyl lainnya, yang memiliki bobot 1,3 kg sampai 1,4 kg, dengan ukuran sama. Apakah dengan inovasi tersebut, peredam Noisekill mengurangi material terbaiknya? 
 
Di bawah bendera PT. Intersis Sejahtera Abadi, tentu Noisekill menjamin bahwa material butyl dan rubbernya 35 persen lebih murni. “Tidak ditambahkan kandungan lain, makanya bisa ringan tanpa mengurangi kualitas yang terbaik, jadi pure yaa,” ujar Frans Margo, Brand Manager Nexindo Audio Nugraha di Jakarta.
 
Selain kualitas butyl rubber yang lebih premium, NK-80 Air diciptakan lebih empuk dibandingkan karet pada umumnya. Kalau Anda penasaran, untuk membuktikan betapa ringannya peredam peredam NK-80 Air, produk ini bisa mengapung di air. 
 
Produk ini juga akan diluncurkan bersamaan dengan acara otomotif bergengsi, yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 di ICE BSD Tangerang, tanggal 10 - 20 Agustus 2023. 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore