Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juli 2023 | 03.36 WIB

Mau Untung Malah Buntung, Jangan Sampai Kena Prank saat Beli Mobil Bekas

Jumpa pers Beli Mobil Bekas Antiprank yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) dan Caroline di Jakarta, Rabu (12/7). - Image

Jumpa pers Beli Mobil Bekas Antiprank yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) dan Caroline di Jakarta, Rabu (12/7).

JawaPos.com - Industri jual beli mobil bekas alias mobkas di Indonesia semakin berkembang. Tak hanya dari sisi ekonomi bagi negara, hal ini juga memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, misalnya dapat memberikan berbagai pilihan kepada pelanggan yang mencari kendaraan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, di tengah banyaknya peluang yang ditawarkan, pelanggan juga dihadapkan pada risiko pembelian yang perlu mereka pertimbangkan dengan cermat. Niat untung, pembeli mobil bekas yang kurang teliti malah berpotensi buntung lantaran mendapat unit yang tak sesuai harapan.

Parahnya, praktik ini selama bertahun-tahun juga telah menjadi rahasia umum di kalangan pedagang mobil bekas. Simsalabim, mobil busuk bisa disulap seolah baru dengan sedikit sentuhan.

Memang dari segi tampilan bisa saja terlihat baik-baik saja. Namun saat digunakan dalam jangka waktu tertentu, biasanya mobil bekas akal-akalan yang busuk disulap seolah baru akan sering bermasalah seiring waktu. Konsumen kena prank, jelas dirugikan.

Hal ini juga diwanti-wanti oleh Kasi Standar Subdit STNK Ditregident Korlantas Polri, AKBP Petrus Aldo Meisto Siahaan. Untuk membeli mobil bekas yang tepat, memang diperlukan ketelitian lebih. Selain itu, kejujuran penjual dan jaminan kualitas oleh platform jual-beli mobil bekas yang saat ini banyak beredar juga penting.

"Survei langsung, datang dan lihat dengan mata kepala sendiri. Jika tidak mengerti soal kendaraan, pilih tempet jual mobil bekas yang memiliki kredibilitas baik, pelajari riwayat penjualan, riwayat perawatan dan cek surat-surat kendaraan," jelas Aldo dalam diskusi Jual Beli Mobil Bekas Antiprank yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) dan Caroline di Jakarta, Rabu (12/7).

Selain dari segi fisik, untuk memastikan mobil bekas laik jalan juga wajib memeriksa keabsahan surat-surat kendaraan. Cek Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan memeriksa e-Tilang juga. "Jangan sampai kendaraan bermasalah ternyata surat-surat kendaraan palsu, belum bayar pajak atau kena blokir gara-gara e-tilang. Ini akan merugikan konsumen," katanya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (Caroline), Jany Candra memaparkan, dalam era ketidakpastian ini, pelanggan semakin cerdas dalam memilih kendaraan bekas yang ingin dibeli. Risiko-risiko seperti riwayat perawatan, kualitas dan kondisi kendaraan serta ketidakpastian mengenai layanan purna jual menjadi perhatian pelanggan.

"Kami di Caroline memahami kekhawatiran ini dan berkomitmen untuk menyediakan pengalaman berbelanja mobil bekas yang aman dan terpercaya bagi pelanggan," terang Jany.

Hal tersebut diwujudkan dengan Garansi 7G+ yang disebut akan menghadirkan standar baru dalam industri jual beli mobil bekas. "Garansi ini mencakup tujuh poin penting yang dilindungi selama satu tahun untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan," terang Jany.

Pertama yang dijamin oleh pemain platform jual beli mobkas itu adalah sektor mesin. Sebagai komponen utama, mesin berpotensi mengalami kerusakan yang didasari oleh berbagai faktor, seperti durasi pemakaian dan riwayat perawatan.

Oleh karena itu, Caroline.id memberikan garansi perlindungan selama 1 tahun untuk berbagai onderdil yang terdapat di mesin, seperti: camshaft intake, valve spring, oil pump, crankshaft, intake manifold, oxygen sensor, electronic control unit, dan lain-lain. Melalui Garansi 7G+ pelanggan akan mendapat perlindungan perbaikan selama 1 tahun yang mencakup: Input Shaft, Torque Converter, Gear Oil Pump, Mechatronic, Manual Linkage, Output Shaft, Clutch Hub, dan lain-lain.

Selanjutnya ada AC untuk kenyamanan, rem sebagai penjamin keamanan dan keselamatan berkendara, kelistrikan dan penggerak. Terakhir, seperti komponen penggerak, kemudi juga memiliki tingkat keausan yang tinggi sehingga potensi terjadinya kerusakan cukup tinggi. Caroline memahami pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan, sehingga komponen kemudi juga mendapat garansi perbaikan untuk bagian seperti: P/S Pump, Steering Gear Box Assy, Steering Shaft, Tie Rod, Rack Boots, dan lain-lain.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore