
MUHAIMIN ZULHAIR ACHSIN
Situasi Myanmar yang membaik tanpa junta militer dalam ranah politik merupakan concern semua negara di kawasan karena pengungsi Rohingya menjadi masalah bersama.
Kedua, opsi memulangkan para pengungsi juga ada. Namun, opsi tidak baik disebabkan melanggar prinsip non-refoulement dan kewarganegaraan orang Rohingya tidak diakui pemerintah Myanmar.
Pertanyaan selanjutnya, jika mengambil opsi ini, akan dipulangkan ke mana? Bisa dibayangkan ketika berlabuh atau mendarat kembali di Myanmar, pengungsi ini akan dijebloskan ke penjara, bisa juga dieksekusi mati. Menyerahkan ke agresor mereka membahayakan dan bukan pilihan bijaksana pada abad ke-21 ini.
Hidup hanya sekali. Pengungsi juga berhak mendapatkan hak untuk hidup. Jika ujian kemanusiaan ini membuat kita naik kelas, inilah saatnya. (*)
*) MUHAIMIN ZULHAIR ACHSIN, Peneliti pengungsi, dosen Hubungan Internasional Universitas Brawijaya

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
