JawaPos Radar

Kader Demokrat Loncat ke Tim Calon Petahana, Begini Sindiran Elite PPP

30/08/2018, 17:22 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kader Demokrat Loncat ke Tim Calon Petahana, Begini Sindiran Elite PPP
Deddy Mizwar (Sofyansyah/Radar Bogor/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Partai Demokrat dilanda gelombang "tsunami". Sejumlah kader terbaiknya memilih mundur dan meloncat ke kubu tim pemenangan pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Terbaru, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz). Dia mengikuti langkah dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang M Zainul Majdi yang lebih awal hengkang. Fenomena partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat sindiran dari kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Di antaranya elite PPP, partai pengusung calon petahana tersebut. Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara menegaskan, perpindahan kader Partai Demokrat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin bukan berarti ada sebuah pembajakan. Menurutnya, Partai Demokrat tidak mampu menjaga kadernya.

Kader Demokrat Loncat ke Tim Calon Petahana, Begini Sindiran Elite PPP
Sejumlah kader terbaik Partai Demokrat berlabuh ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin (Miftahulhayat/Jawa Pos)

"Yang kita pertanyakan kok Demokrat banyak kadernya mau ke kita, ada apa?" ujar Amir di komplek DPR Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (30/8).

Anggota Komisi XI DPR itu mengklaim banyak bergabungnya kader Partai Demokrat ke kubu pemerintah, karena mereka sadar akan keberhasilan Jokowi selama menjadi presiden. Untuk itu mereka satu suara memperjuangkan petahana untuk periode kedua.

"Kami senang aja. Makin banyak makin bagus. Kalau kami lihat sepertinya kader Demokrat melihat bahwa potensi menang itu ada di Jokowi-Ma'ruf, sehingga mereka mau bergabung," jelasnya.

Di sisi lain, Amir menilai bergabungnya Demiz dan TGB akan membawa keuntungan bagi pasangan incumbent. Mereka dianggap akan menyumbang suara cukup besar untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Siapa pun kalau tokoh pasti ada elektoral efeknya, ya Deddy Mizwar, Pakde Karwo ya TGB, tentu mereka punya efek elektoral untuk tim Jokowi-Ma'ruf ini," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up