Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Agustus 2018 | 17.44 WIB

Demokrat: Deddy Mizwar Tahu Konsekuensi Tidak Patuh Keputusan Partai

Deddy Mizwar saat diwawancarai awak media - Image

Deddy Mizwar saat diwawancarai awak media


JawaPos.com - Kader Partai Demokrat Deddy Mizwar menjadi juru bicara Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019. Padahal Partai Demokrat sudah resmi mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.


Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan sikap partainya sudah jelas. Sehingga yang dilakukan oleh Deddy Mizwar adalah sikap pribadi.


"Politik itu pilihan, biarkan saja Kang Deddy sudah memilih," ujar Imelda saat dihubungi, Rabu (29/8).


Menurut Imelda, pemeran Naga Bonar ini juga sudah tahu sanksi apa yang didapat apabila tidak patuh terhadap keputusan Partai Demokrat. Sebab di Pilpres 2019 partai yang dimotori oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menolak Jokowi-Ma'ruf Amin.


"Kang Deddy sudah tahu konsekuensinya, dia tahu aturan organisasi, karena keputusan majelis tinggi sudah resmi (mengusung Prabowo-Sandiaga)," katanya.


Lebih lanjut dikatakan Imelda, diriya mempertanyakan kenapa partai pendukung Jokowi-Ma'rif Amin tidak menggunakan kader-kader partai untuk menjadi juru bicara. Malah mengambil kader dari partai lain.


"Sayang saja ada banyak kader mereka yang bagus untuk jadi jubir. Tapi tidak dioptimalkan," pungkasnya.


Sebelumnya, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menunjuk mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga kader Partai Demokrat Deddy Mizwar sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf.


Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto penunjukkan Deddy Mizwar itu sebagai bagian dari penggalangan dan juga upaya meningkatkan efektivitas tim kampanye.


Hasto menyebut alasan dipilihnya Deddy sebagai salah satu juru bicara karena pengalaman luas dan kemampuan komunikasi politik yang sangat baik. Tak hanya itu, latar belakang Deddy yang fokus pada kesenian dan kebudayaan juga menjadi salah satu pertimbangan.


Hasto juga mengklaim penunjukan Deddy sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin sudah mendapat konfirmasi dari Deddy Mizwar. Ia pun tak mempersoalkan Deddy yang pernah menandatangani pakta dukungan kepada calon presiden yang diusung Partai Demokrat.‎


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore