
Mantan Menko PMK yang kini menjabat sebagai Ketua DPR Puan Maharani memberikan sambutan saat serah terima jabatan di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Muhadjir Effendy resmi menggantikan Puan Maharani sebagai Menko PMK. Foto: Dery Ridwansa
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permohonan maaf kepada partai pengusungnya karena tidak seluruhnya terakomodir dalam penyusunan Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, menyusun kabinet tidaklah mudah.
Menanggapi itu, Ketua DPR RI Puan Maharani memahami keputusan Jokowi. Sebab, pos kementerian tidak semata-mata hanya untuk mengakomodir kepentingan politik. Namun, membangun bangsa harus tetap dilakukan bersama.
"Saya memahami semuanya itu bisa diakomodir karena kan sebenarnya kementerian lembaga ataupun menteri-menteri yang dilantik itu bukan hanya tiba-tiba untuk mengakomodir," kata Puan di komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (28/10).
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, orang-orang yang dilantik menjadi menteri adalah yanh memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk bekerja membantu presiden dan wakil presiden. Proses pemilihannya juga digodog dengan matang. "Enggak mungkin semua bisa masuk ke kabinet, jadi membangun bangsa itu kan nggak harus di kabinet, bisa di tempat yang lain," imbuhnya.
Di sisi lain, Puan menilai penunjukan 12 wakil menteri juga bukan dalam maksud bagi-bagi jatah. Melainkan atas pertimbangan presiden dengan dasar urgensi keperluan. Karena setiap kementerian memiliki kompleksitas masing-masing, sehingga ada beberapa yang membutuhkan wakil guna menunjang pekerjaannya.
"Insya Allah dengan adanya wamen bisa membantu menteri dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Lebih cepat dari periode lalu," tegasnya.
Sebelumnya, Jokowi menyebut komposisi Kabinet Indonesia Maju sudah ideal. Oleh karena itu dia meminta maaf apabila ada partai yang tidak terakomodir di dalam penyusun kabinet.
"Tidak mudah menyusun kabinet yang harus beragam karena memang Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, saya sadar mungkin yang senang atau yang gembira karena terwakili dalam kabinet itu hanya 34 orang yang dilantik," kata Jokowi di Jakarta, Sabtu (26/10).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan, penyusunan kabinet sudah melalui proses panjang. Dan dalam sebuah demokrasi pasti ada yang tidak terpilih, karena proses pemilihan melalui seleksi. "Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena ruangnya hanya 34," imbuh Jokowi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
