Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Juni 2020 | 03.57 WIB

Insiden Pembakaran Bendera Partai, PDIP Bantul Doakan Pelaku Insaf

Sejumlah kader PDI Perjuangan mengibarkan bendera partai PDIP saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Rakernas I partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih pada tahun 2020 tersebut bertemakan - Image

Sejumlah kader PDI Perjuangan mengibarkan bendera partai PDIP saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Rakernas I partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih pada tahun 2020 tersebut bertemakan

JawaPos.com - Pengurus dan kader PDI Perjuangan (PDIP) Bantul dan Jogjakarta melaksanakan aksi konsolidasi dan kibar bendera sesuai perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Selain itu sebagai bentuk aksi protes terhadap pembakaran bendera PDIP dalam demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Joko Purnomo, menyatakan, Sabtu (27/6), ratusan kader partai berkumpul dengan mengikuti protokol Covid-19. Mereka berkonsolidasi serta melaksanakan aksi pawai bendera.

"Kami memperkokoh dan memperkuat barisan sampai tingkat bawah sesuai perintah Ibu Megawati Soekarnoputri," sebut Joko dalam keterangannya, Sabtu (27/6).

Aksi tersebut dilaksanakan dengan tetap menjalankan disiplin kesehatan sesuai dengan protokol Covid-19. Ratusan kader bergerak ke arah Lingkar Selatan, Bantul, Jogyakarta. Massa kembali berkumpul di kantor DPC Kabupaten Bantul. Turut dalam aksi tersebut, mantan Bupati Bantul sekaligus politikus senior PDIP Idham Samawi.

Joko tak membantah bila insiden pembakaran bendera partai di Jakarta menyinggung perasaan para kader PDIP seluruh Indonesia. Karenanya, kader justru ingin menunjukkan sikap serta bukti bahwa semuanya tetap fokus dan setia kepada perintah Ketua Umum.

Pihaknya menyayangkan aksi pembakaran tersebut. Meski begitu, PDIP berharap pelaku insyaf atau tak mengulangi perbuatannya. "Kami mendoakan semoga mereka-mereka yang saat ini melakukan hal-hal seperti itu, ya semoga bisa berpikir ulang dan tidak mengulangi hal-hal yang menurut saya kurang pas dilakukan sebagai bangsa Indonesia," kata Joko.

Sementara itu, konsolidasi juga dilakukan oleh Satuan Petugas (Satgas) DPC PDIP Kota Jogjakarta. Ketua DPC Eko Suwanto mengatakan selain aksi apel siaga, kader partai juga mengibarkan bendera partai di rumah masing-masing. Eko menambahkan setelah membuat laporan resmi ke Polda DIJ berkaitan dengan akun-akun yang menebar kebencian dan fitnah, DPC PDIP juga mengawal proses hukumnya.

Kegiatan kader PDIP tersebut dipadukan dengan aksi untuk rakyat dalam mencegah dan menangani wabah Covid-19. Kader PDIP melakukan program penyemprotan disinfektan, membagikan masker, membagikan faceshield, hingga membagikan jamu dan menanam tanaman buah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Jogjakarta Subagyo menambahkan pihaknya menilai pembakaran bendera partai oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab telah mencoreng prinsip-prinsip demokrasi. Sedangkan Satgas PDIP Kota Jogjakarta, Andika Wiratama, menegaskan pihaknya mengutuk dan mengecam tindakan anarkisme dan perusakan lambang partai. Pihaknya juga mendesak aparat kepolisian untuk menangkap dalang dan memprosesnya secara hukum.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=XYYOimpmX78

https://www.youtube.com/watch?v=Ttt6j0l4nrc

https://www.youtube.com/watch?v=FTDuMDYXHio

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore