Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juli 2019 | 22.26 WIB

Menyusul Golkar-PKB-Gerindra, Demokrat Juga Incar Kursi Ketua MPR

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/7/18). Pertemuan antara SBY dengan Zulhas bertujuan untuk membahas rencana koalisi di Pilpres 2019. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS - Image

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/7/18). Pertemuan antara SBY dengan Zulhas bertujuan untuk membahas rencana koalisi di Pilpres 2019. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

JawaPos.com - Partai Demokrat mengincar kursi Ketua MPR. Saat ini, posisi tersebut diperebutkan oleh Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil lobi-lobi antarpartai mengenai jatah posisi Ketua MPR tersebut.

"Kami memang sebenarnya juga ingin gitu (kursi Ketua MPR) ya. Tetapi kita lihat nanti perkembangannya. Ini kan lobi politiknya bagaimana di fraksi dan pimpinan-pimpinan partai politik yang lainnya," ujar Syarief Hasan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/7).

Anggota Komisi I DPR ini berharap Demokrat bisa menduduki jabatan Ketua MPR. Sedangkan jabatan Ketua DPR bisa diisi oleh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Syarief Hasan menilik struktur alat kelengkapan dewan periode 2009-2014. Saat itu, Ketua MPR dijabat oleh Taufik Kiemas dari PDIP. Sedangkan Ketua DPR dijabat oleh Marzuki Ali dari Partai Demokrat.

Sehingga, menurutnya, periode kali ini (2019-2024) bisa dibalik posisinya. Ketua MPR dijabat oleh kader Partai Demokrat dan Ketua DPR dijabar oleh kader PDIP.

"Nah kalau saja itu terjadi pengulangan sejarah, saya pikir baik untuk bangsa," katanya.

Oleh sebab itu, menurut Syarief Hasan, usulan Demokrat tersebut bisa dipertimbangkan oleh PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019. "Jadi kalau saja ya, dan bila temen-temen setuju dan PDIP juga setuju, mudah-mudahan," ungkapnya.

Sementara siapa yang akan menduduki posisi tersebut Syarief belum mengetahuinya. Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya pikir itu sudah dipikirkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat. Tinggal menunggu timing-nya saja," ungkapnya.

Sekadar informasi, saat ini Partai Golkar getol melakukan lobi-lobi politik supaya bisa mendapatkan jatah kursi Ketua MPR. Sementara PKB lewat Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga terus meminta restu supaya mendapatkan jatah tersebut.

Belakangan Gerindra mengincar kursi Ketua MPR. Gerindra berpendapat hal ini selaras dengan semangat rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore