Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juli 2019 | 03.09 WIB

Syafruddin Pilih Fokus di DMI Ketimbang jadi Ketum PPP

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), yang juga Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pemangunan (PPP). Menanggapi hal tersebut, Departemen Hubungan Antar Lembaga DMI, Husain Abdullah mengatakan, Syafruddin tidak akan ambil bagian dalam kontestasi itu.

"Pak Syaf akan fokus mengurus DMI, organisasi yang membawahi lebih dari 800 ribu masjid di seluruh Indonesia," ujar Husain dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (20/7).

Menurut Husain, sebagai anak bangsa, Syafruddin tentu merasa sangat terhormat dan berterima kasih kepada semua pihak yang memandangnya layak dan pantas menduduki posisi politik tertinggi di PPP. Namun, melihat besarnya tanggungj awab di DMI, Husain mengatakan Syafruddin lebih memilih fokus mengurus umat. Sehingga DMI mendukung langkah yang diambil oleh Syafruddin tersebut.

"Karena kedua duanya bermanfaat untuk umat, sehingga kami semua di Dewan Masjid menganggap Pak Syaf cukup memilih atau fokus salah satu di antaranya saja," katanya.

Menurut Husain, ke depan tugas DMI semakin banyak dan berat. Terutama untuk meningkatkan layanan kepada jamaah, agar masjid semakin makmur, kian besar dan luas. Termasuk juga memberikan pelatihan kepada ribuan pengelola atau takmir masjid di seluruh Indonesia.

"Pelatihan itu untuk berbagai bidang yang menjadi pendukung aktivitas mesjid; mulai dari manajemen pengelolaan masjid, arsitektur masjid, kualitas sound sistem, hingga perangkat-perangkat masjid lainnya," ungkapnya.

Atas dasar itu, Husain mengpresiasi pilihan Syafruddin yang ingin tetap fokus menjadi Ketua Harian DMI. Sekadar informasi, nama Menteri PAN RB, Syafruddin masuk dalam bursa calon Ketua Umum PPP.

Ketua DPP PPP, Rudiman mengatakan, ‎partai berlambang Kabah itu terbuka jika memang Syafruddin ingin maju sebagai calon ketua umum. "Siapapun boleh-boleh saja yang ingin maju sebagai Ketua Umum PPP, kami sangat terbuka sekali. Tapi. kembali lagi apakah dalam aturan partai membolehkan," katanya.

Rudiman menilai, Syafruddin merupakan sosok yang tepat untuk memimpin PPP melihat rekam jejaknya yang pernah menjabat Wakapolri dan kini Menpan-RB. "Saya rasa dia sosok yang tepat. Tapi lagi-lagi itu semua diserahkan dalam AD/ART Partai. Tapi kami sangat terbuka," ucapnya.

Sementara itu, Rudiman membantah jika saat ini terjadi dualisme di internal partai sehingga membutuhkan sosok Syafruddin untuk menyatukan. Sebagaimana diketahui, saat ini posisi Ketum PPP masih kosong pasca Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus jual-beli jabatan di lingkungan Kemenag RI. Saat ini, posisi Ketum PPP masih diisi Suharso Monoarfa yang berstatus pelaksana tugas (Plt).

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore