
Photo
JawaPos.com - Meski masih menjalani pemulihan setelah terkena demam berdarah, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tetap memenuhi undangan Istana untuk hadir dalam upacara kenegaraan peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-77, di Istana Negara Jakarta (17/8). Atas saran dokter, AHY mengikuti upacara secara daring, didampingi istrinya Annisa Larasati Pohan.
Dalam upacara tahun ini, AHY tampil dalam balutan pakaian adat Bali, yang terdiri dari jas beludru hitam di atas kemeja putih dan sarung kain batik, dilengkapi dengan tutup kepala berwarna keemasan, dengan hiasan batu merah. Sebilah keris dalam sarung atau warangka berbahan logam menambah gagah penampilan AHY.
Begitupun, Annisa Pohan yang tampil anggun dalam atasan beludru hitam, dengan kain kebaya batik yang panjang menyapu lantai, diikat dengan sabuk berwarna keemasan.
"Ini busana Tridatu atau tiga warna, sebagai simbol manifestasi Tuhan Yang Maha Esa," papar Ni Made Martini, yang membawa busana-busana ini langsung dari Bali.
Perempuan separuh baya yang akrab dipanggil Bunda Made ini menjelaskan lebih lanjut, warna hitam memberi kesan elegan yang melambangkan keanggunan, keberanian, Ketenangan, kemakmuran dan warnanya anak muda. Sedangkan warna putih memberi kesan kebebasan dan keterbukaan.
"Putih sebagai warna yang murni, suci dan bersih. Terakhir, warna merah merupakan simbol keberanian, kekuatan dan energi, juga gairah untuk melakukan tindakan (action), serta melambangkan kegembiraan," jelasnya.
Tentu saja pemilihan busana ini bukan tanpa makna. Kombinasi busana kuno dengan sentuhan moderen merupakan perlambang bahwa dalam menjalani masa kini, menuju masa depan.
"Kita tidak meninggalkan masa lalu," lanjut Bunda Made.
Menurutnya, busana ini dipilih sebagai simbol semangat optimisme untuk kita bangkit bersama menjemput sukses pada masa depan, serta menggambarkan pemimpin hendaknya mampu menyemangati rakyatnya di tengah suasana suka ataupun duka.
"Pemimpin seharusnya memilki sikap semangat, penuh kasih, bertanggung jawab, berpengetahuan luas, berwibawa, adil, melindungi rakyat dan pemimpin hendaknya juga bermurah hati (melayani) rakyatnya untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyatnya," imbuh Bunda Made lama menjadi penata rias sebelum bergabung dengan DPD Partai Demokrat Bali.
Untuk melengkapi busana dengan warna-warna tegas ini, penata rias Ni Made Metriyani mengulaskan tata rias yang juga tegas dan berani pada Annisa Pohan. Penampilannya tampak makin mencolok dan elegan. "Jegég (cantik) banget," puji Bunda Made.
Putri semata wayang AHY-Annisa yaitu Aira Yudhoyono juga tampil anggun dan ceria dalam balutan atasan kebaya ungu, dan sarung batikkeemasan serta hiasan kepala yang juga keemasan. Kebetulan Aira lahir pada tanggal 17 Agustus, sehingga hari peringatan kemerdekaan RI ini juga sekaligus menjadi peringatan hari lahir Aira bagi keluarga kecil yang kompak ini.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
