JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hasto Sindir Andi, Ilmu Sirep itu Efektif Dipakai Saat Pemilu 2009

16 Desember 2018, 20:15:59 WIB
Hasto Kristiyanto
Sejen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkit kembali dugaan kecurangan pemilu 2009. (Sabik/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Aparat kepolisian disebut kecolongan karena banyak terjadi pengerusakan spanduk Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Hal itu yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.

Namun, pernyataan ana buah SBY tersebut ternyata ditanggapi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dengan sindiran pedas. Tangan kanan Megawati menyebut para aparat lagi 'disirep' saat terjadi perobekan spanduk partai itu di Riau itu.\

"Ilmu sirep efektif itu pada pada 2009, ketikxa kecurangan masif pemilu itu terjadi. Ketika ada partai yang naik 300 persen, itu ilmu sirep," ujar Hasto di Siantar, Sumatera Utara, Minggu (16/12).

Menurut Hasto, pengalaman masa lalu Andi Areif di 2009 jangan di bawa untuk menuduh yang hal yang negatif. "(Ilmu sirep) itu pengalaman masa lalu Saudara Andi Arief tahun 2009. Jangan dibawa ke masa kini," imbuh Hasto.

Sebelumnya, Andi Arief menuduh bahwa pelaku perusakan adalah suruhan pengurus PDIP. Andi kemudian meneruskan tuduhannya dengan menyebut pelaku punya ilmu sirep sehingga aparat tidur ketika perusakan terjadi.

Sebelumnya, Hasto mengaku banyak menerima berbagai keluhan dari pengurus ranting partai menyangkut tuduhan Partai Demokrat tersebut.

Oleh sebab itu Hasto menilai sama sekali tak benar. Karena Plt Ketua DPD PDIP Provinsi Riau Rokhmin Dahuri langsung berangkat mengecek tuduhan Demokrat tersebut.

"Hasilnya bahwa ada pihak yang mencoba merusak PDIP karena merasa elektabilitas partai berlambang banteng itu meningkat terus," ujar Hasto di Siantar, Sumatera Utara, Minggu (16/12),

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : (gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up