Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Agustus 2021 | 02.29 WIB

Megawati: Saya Bilang ke Anak-anak Saya, Kamu Harus Mau Salaman

Ketua Umum PDIP Megawati, saat Kongres V digelar di Bali, Kamis (8/8). (RAKA DENNY /JAWA POS) - Image

Ketua Umum PDIP Megawati, saat Kongres V digelar di Bali, Kamis (8/8). (RAKA DENNY /JAWA POS)

JawaPos.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada jajarannya untuk terus turun ke lapangan melihat kondisi rakyat. Karena menurutnya, untuk menjadi pemimpin negeri ini, maka harus mau blusukan dan tangannya bersalaman dengan rakyat.

Perintah itu, kata Megawati, kerap disampaikannya kepada para kader partai. Tanpa terkecuali untuk anak-anaknya yang terjun ke dunia politik.

Bahkan Megawati juga mengaku hal yang sama disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang juga kader PDIP. Megawati mengaku sering mendorong sang kepala negara tersebut untuk melakukan blusukan.

"Makanya saya bilang ke Pak Jokowi, ayo blusukan pak. Saya dulu itu blusukan. Bukan menyombongkan diri. Itu sebuah pengalaman hidup. Bahwa luar biasa Indonesia ini," ujar Megawati pada peringatan HUT Ke-199 Proklamator RI Mohammad Hatta yang digelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDI Perjuangan secara virtual, Kamis (12/8).

Menurut Presiden RI ke-5 itu, memimpin negeri ini tidak bisa hanya bermodalkan teori. Pemimpin harus memahami lapangan dan kondisi rakyatnya. Terlebih, Indonesia merupakan negara yang besar sehingga pemimpin dituntut untuk mengetahui secara detail kondisi lapangan.

"Pemimpin itu artinya bertemu dengan rakyat. Supaya rakyat itu tahu hidungmu itu, lho. Saya bilang dengan jari kepada anak-anak saya, kamu harus salaman. Ini tangan saya, mungkin pernah salaman sama orang lepra, mungkin sama orang gatelen, tetapi itulah tangan rakyat," katanya.

Putri Proklamator RI Bung Karno itu menyampaikan betapa pentingnya blusukan dan salaman ke rakyat. Karena bisa mengetahui kondisi dan apa yang dibutuhkan oleh rakyat.

"Saya cuma mau bilang, pemimpin adalah harus pemimpin rakyat yang mengerti kehidupan rakyat sebenarnya itu seperti apa. Mari kita ikuti lagi UUD kita," ungkapnya.

Acara itu dihadiri Sekjen Hasto Kristiyanto, dan putri Bung Hatta Meutia Farida Hatta. Hadir juga di acara itu sejumlah Ketua DPP PDIP diantaranya Ahmad Basarah dan Tri Rismaharini, serta jajaran BKNP yang dipimpin ketuanya Aria Bima. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rano Karno dan Paryono, turut hadir di acara itu, bersama ratusan kader partai dari seluruh Indonesia.

Editor: Dimas Ryandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore