
Puan Maharani saat berfoto bersama usai pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengapresiasi langkah Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Adapun BEM KM Unnes menyebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan menyebut sebagai 'The King of Silent', Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan sebutan 'The King of Lip Service' dan Ketua DPR Puan Maharani yang disebut 'The Queen of Ghosting'.
"Kami mengapresiasi sikap BEM UNNES, sama halnya dengan BEM-BEM dari berbagai kampus lainnya, dengan idealisme yang tetap terjaga dan keberaniannya mahasiswa tampil untuk bersuara," ujar Kamhar kepada wartawan, Kamis (8/7).
Kamhar mengatakan, kritikan yang disampaikan BEM KM Unnes adalah kebebasan dalam demokrasi. Dia melihat BEM Unnes menyanpaikan pesan ketidakpuasan terhadap pemerintah.
"Ini adalah bentuk kritik simbolik terhadap pemerintah dan lembaga legislatif yang mesti bertanggung jawab terhadap penangan dan penyelesaian krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Kenyataan saat ini Covid-19 semakin melonjak tak terkendali," katanya.
Kamhat menambahkan, dirinya yakin sebelum melakukan kritikan terhadap Jokowi, Ma'ruf Amin dan Puan Maharani Bem KM Unnes telah melakukan kajian yang matang. Sehingga jangan ada pembungkaman terhadap kebebasan ekspresi mahasiswa.
"Praktek seperti ini hanya lazim pada rezim otoriter yang anti demokrasi. Mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah sebagai penjaga nilai dan agen pembaharu," ungkapnya.
Sebelumnya, akun instagram resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) @bemkmunnes tengah viral di media sosial. Hal ini lantaran BEM KM Unnes mengunggah gambar Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan menyebut sebagai 'The King of Silent'.
Dalam unggahannya, BEM KM Unnes menyertakan beberapa gambar. Ada gambar Ma'ruf Amin dengan sebutan 'The King of Silent', Presiden Jokowi dengan sebutan 'The King of Lip Service' dan Ketua DPR Puan Maharani yang disebut 'The Queen of Ghosting'.
Unggahan pada Selasa 6 Juli 2021 itu diberi judul 'Indonesian Political Troll'. Dalam keterangan unggahan BEM KM Unnes menyebut hal ini sebagai kritik terhadap pemerintahan Jokowi dan DPR.
Menurut BEM KM Unnes, Ma'ruf Amin selaku Wakil Presiden, seharusnya di masa pandemi juga harus mengisi kekosongan peran yang tidak mampu ditunaikan oleh presiden.
BEM Unnes menilai Ma'ruf malah menihilkan eksistensi dirinya dimuka publik dan tidak memberikan jawaban yang lugas, gamblang dan jelas dalam menanggapi problem multidimensional bangsa dan negara, khusunya di masa pandemi.
"Secara umum, masyarakat menialai Wakil Presiden Ma'ruf Amin terlihat absen dan diam. Anehnya, dalam beberapa kali memberikan tanggapan di muka publik, Ia justru hanya terkesan sebagai legitimator kebijakan pemerintah dengan argumentasi dan klaim yang amat bias agama dan identitas, yakni agama Islam. Hal ini tampak pada statement politiknya tentang halalnya BPJS dan hukum Fardlu Kifayyah melaksanakan vaksinasi Covid-19," tulis BEM KM Unnes.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
